Peluang Barca Membalas Sakit Hati

AP/AFP/Sat/R-4
23/8/2015 00:00
Peluang Barca Membalas Sakit Hati
(AP/Manu Fernandez)
BELUM lupa dari ingatan saat Barcelona dipermalukan dengan agregat 5-1 oleh Athletic Bilbao di ajang Piala Super Spanyol (18/8) lalu.

Namun, skuat Catalan itu tidak membutuhkan waktu lama untuk menyiapkan laga pembalasaan.

Keduanya dipertemukan kembali di lapangan hijau dalam pekan pertama La Liga Spanyol, malam ini.

Meski sempat mengeluhkan kelelahan pemainnya akibat jadwal padat saat pramusim, kali ini, pelatih Barcelona Luis Enrique mengaku anak didiknya dalam kondisi yang lebih segar.

Pelatih 45 tahun itu pun lebih siap menatap laga melawan Les Leones meskipun harus bertandang ke San Mames.

"Keadaan kami lebih baik sekarang ketimbang beberapa hari lalu. Mereka baru saja bermain di kompetisi Eropa. Mereka sedang dalam kondisi tidak nyaman dan banyak tekanan. Kondisi ini jelas banyak menguntungkan kami," ungkap Enrique.

Akan tetapi, kekuatan Barcelona di lini belakang dipastikan tereduksi lantaran bek tengah Gerard Pique masih diskors empat laga.

Selain Pique, Barcelona juga masih kehilangan tiga pemain belakangnya, yakni Adriano, Douglas, dan Jeremy Mathieu.

Sementara itu, kondisi bek Sayap Jordi Alba juga masih diragukan.

Untuk menutup lubang di jantung pertahanan tersebut, Enrique dipastikan memanggil dua pemain mudanya, Gerard Gumbau dan Juan Camara.

"Mungkin 90 menit terlalu banyak untuknya saat ini. Kami mungkin tidak memiliki banyak pilihan, tapi kami selalu dapat menemukan jalan keluarnya," imbuhnya.

Lini depan Barcelona juga tidak luput dari perhatian setelah hengkangnya Pedro ke Chelsea dan masih belum fitnya Neymar karena terserang penyakit gondok.

Sementara itu, juara Piala Eropa musim lalu Sevilla hanya mampu meraih hasil kacamata saat bertandang ke markas Malaga dalam laga pembuka La Liga.

Rekrutan anyar Steven N'Zonzi disebut sebagai biang kegagalan setelah dikeluarkan wasit pada menit 69.

"Kami melakukan hal positif dalam laga ini, tentu beberapa tindakan lainnya tidak. Kami gagal mengontrol emosi kami. Tapi kami harus mengakui hasil seri merupakan hasil yang sepadan," ujar pelatih Sevilla Unai Emery.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya