Api PON XIX Menjelajah Lebih dari 1.000 Km

BU/UL/EM/X-5
06/9/2016 06:57
Api PON XIX Menjelajah Lebih dari 1.000 Km
()

PERHELATAN Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat dimulai dengan pengambilan api di sumber api abadi di Desa Majakerta, Balongan, Indramayu, kemarin. Pengambilan api dilakukan Ketua KONI Pusat Tono Suratman dan Bupati Indramayu Anna Sophanah.

Obor api tersebut selanjutnya diserahkan kepada prajurit Arhanudse Kodam III Siliwangi, Kopda Yulianto. Dengan didampingi 12 prajurit lain, Yulianto berlari membawa api PON itu menuju Pendopo Kabupaten Indramayu.

Selama dalam perjalanan menuju pendopo, ribuan pelajar dan warga berjejer di pinggir jalan menyaksikan api PON tersebut. Mereka pun mengelu-elukan slogan ‘Jabar Kahiji’ sebagai bentuk dukungan agar Jawa Barat meraih juara umum dalam PON 17-29 September 2016.

Di Pendopo Indramayu, api diterima Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang bertindak sebagai inspektur upacara. Komandan upacaranya ialah Dandim 0616/Indramayu Letkol (Arh) Benny Febriyanto. Beberapa saat kemudian Puan menyerahkan api kepada atlet legendaris angkat berat asal Indramayu, Darma. Puan lalu melepas kirab api PON yang akan mengelilingi 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat dengan menempuh jarak lebih 1.000 kilometer (lihat grafik)

“Semoga kirab api PON ini berjalan sukses, lancar, dan berkah,” kata Puan. Demi kelancaran dan pengamanan kirab api PON, Polda Jawa Barat menerjunkan 6.769 personel.

Di setiap daerah, kirab api PON akan dilepas bupati atau wali kota. Menurut jadwal, api PON akan menginap di Balai Kota Bekasi selama dua hari (11-12/9) berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha.

Puan menambahkan PON merupakan bagian dari barometer untuk mengukur keberhasilan daerah dalam membina olahraga. “Semoga dari ajang PON ini bisa muncul atlet-atlet yang berpotensi, yang mampu mengukir rekor-rekor baru di berbagai cabang olahraga,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan pengambilan api PON itu merupakan momen sangat strategis. “Ini melibatkan banyak pihak, termasuk seluruh daerah di Jawa Barat maupun atlet,” kata Heryawan.
Sesuai dengan rencana, kirab api PON akan berakhir di Gedung Sate pada 16 September dan menginap semalam. Hari berikutnya dibawa menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan dinyalakan di kaldron dalam pembukaan PON yang diikuti sekitar 8.403 atlet untuk memperebutkan 756 medali emas, 756 perak, dan 954 perunggu di 44 cabang olahraga. (BU/UL/EM/X-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya