Linda masih Berpeluang ke Rio

Mag/R-3
19/8/2015 00:00
Linda masih Berpeluang ke Rio
(ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
TAMPIL cemerlang di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2015, tunggal putri Indonesia Linda Wenifanetri diyakini sangat berpeluang menembus Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Syaratnya, ia harus bisa minimal tampil di perempat final pada setiap turnamen kualifikasi. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Rexy Mainaky, Senin (17/8). Linda harus menjaga peluangnya dengan berburu poin di sisa turnamen kualifikasi hingga Mei 2016.

''Dengan hasil yang dia dapat di Kejuaraan Dunia, peringkatnya bisa naik banyak. Dia harus masuk perempat final di semua turnamen yang dia ikuti, kira-kira 10 turnamen lagi. Kalau mau aman, ya harus masuk delapan besar tahun depan,'' ujar Rexy. Linda kini di luar 10 besar dunia. Meski begitu, peringkatnya diprediksi meningkat seiring dengan medali perunggu yang diraihnya di Kejuaraan Dunia meskipun dari penampilannya di ajang bergengsi itu Linda mendapat cedera. Rexy berharap kepercayaan diri Linda yang jelas meningkat akan membantunya untuk tampil cemerlang secara konsisten.

Linda sendiri menegaskan cedera kakinya tidak perlu dikhawatirkan karena ia masih bisa bermain. Ia hanya butuh waktu rehabili-tasi sebentar sebelum kembali berlatih dan mengejar poin Olimpiade. ''Saya akan secepatnya latihan lagi, cederanya ini tidak parah. ''Pelatih tunggal putri nasional Bambang Supriyanto mengatakan hasil latihan fisik berat pada Linda jelang Indonesia Open 2015 mulai tampak hasilnya. ''Saya akan terus pakai pola itu karena jujur saja Linda fisiknya tidak istimewa, jadi harus dibekali latihan fisik dengan tetap mengandalkan semangat juang dan teknik.

''Lebih jauh Bambang menilai sebetulnya ia tak mematok target tinggi untuk lolos ke Rio. Pasalnya, tunggal putri senior di pelatnas tak ada yang istimewa. Bambang pun lebih berharap pada pemain junior. ''Saya sudah bilang pada PP PBSI, target kami ialah Asian Games 2018. Kalau bisa, yang kami usung ialah pemain-pemain yang masih 16 atau 17 tahun agar nanti matang di usia 20 tahun. Tapi kali ini, target realistis menembus Olimpiade masih ada harapan pada Linda. Sebetulnya pada Bellaetrix (Manuputty) juga, tapi dia sedang cedera,'' kata Bambang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya