Sepak Bola Indonesia kembali Berdenyut

Rul/R-4
16/8/2015 00:00
Sepak Bola Indonesia kembali Berdenyut
(ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN)
SETELAH sempat mengalami penundaan selama dua pekan lamanya, akhirnya turnamen Piala Kemerdekaan 2015 resmi dibuka, kemarin.

Tidak tanggung-tanggung, kick off turnamen yang digagas oleh Tim Transisi itu dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Di laga kedua Grup B antara Perserang Serang kontra Persidago Gorontalo tersebut, Jokowi--sapaan akrab Joko Widodo--mengungkapkan akan mendukung penuh terselenggaranya turnamen.

Selain menunjukkan dukungannya melalui pidato singkat, Jokowi pun melakukan kick off dengan melepaskan tendangan bola pertama di tengah lapangan sebagai simbol dimulainya turnamen.

"Dengan rida Allah dan mengucap Bismillah, malam ini turnamen ini saya nyatakan resmi dimulai. Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas," ujar Jokowi.

Dukungan juga datang dari Gubernur Banten Rano Karno, Kepala DPRD Banten Asep Rahmatullah, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Badrodin Haiti, Ketua Komisi 11 DPR Fadel Mohammad, dan sejumlah tokoh penggiat olahraga seperti mantan pelatih Persema Malang, Timo, dan artis Donna Agnesia serta Indra Bekti yang turut hadir di acara pembukaan tersebut.

"Acara ini simbol kesuksesan dari suatu cabang olahraga yang sangat kita banggakan. Perkembangan sepak bola bisa mengubah tatanan prestasi ke depan bagi para atlet sebagai suatu cabang olahraga yang membanggakan di negeri ini. Semoga ke depannya ini Bisa menjadi cikal bakal untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi di ranah pesepakbolaan kita," ujar Rano Karno.

Diselenggarakannya turnamen Piala Kemerdekaan tepat dua hari sebelum hari kemerdekaan ini sekaligus menjadi bentuk perayaan HUT Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, turnamen tersebut sekaligus menjadi bagian dari gerakan nasional 'Ayo Kerja' Jokowi untuk mewujudkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya dalam bidang olahraga.

"Kami akan bekerja keras agar prestasi sepak bola Indonesia menjadi semakin baik. Piala kemerdekaan ini mudah-mudahan bisa membangkitkan kembali gairah sepak bola nasional," ujar Imam.

Turnamen yang akan digelar 15 Agustus-7 September tersebut akan diikuti oleh 24 klub dari Divisi Utama dan Liga Nusantara yang terbagi menjadi 4 grup.

Babak penyisihan grup pun digelar di 6 kota, yaitu Medan (Grup A), Serang dan Cilegon (Grup B), Solo dan Bantul (Grup C), dan Madiun (Grup D).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya