DENGAN hanya memimpin lomba selama tiga putaran dari 27 putaran ajang Moto-GP Indianapolis, Amerika Serikat, kemarin, sudah cukup bagi Marc Marquez untuk menjadi kampiun. Pembalap Repsol Honda itu memecundangi pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo yang memimpin sejak lap pertama hingga lap ke-24.
Sebagai pemimpin lomba, Marquez memang harus merelakan status itu kepada Lorenzo selepas start. Sepanjang 24 lap, upaya Marquez yang berada tepat di belakang Lorenzo untuk mengambil alih posisi tersebut selalu gagal. Upaya itu baru berhasil saat lomba tinggal menyisakan tiga putaran. Dengan perhitungan matang, Marquez mampu menyusul Lorenzo dan langsung melesat. Ia pun finis di posisi pertama dengan catatan waktu 41 menit 55,371 detik.
Marquez unggul 0,688 detik atas Lorenzo yang harus puas di posisi dua. Rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, finis di posisi ketiga setelah memenangi pertarungan dengan Dani Pedrosa yang menempati posisi empat. "Saya melihat Lorenzo begitu tangguh dan tidak mampu berada di depannya. Karena itu, saya memutuskan untuk terus membuntuti dan mencoba menyerang di saat-saat akhir lomba," jelas Marquez.
Bagi Marquez, kemenangan itu memperpanjang rekor sempurnanya di Sirkuit Indianapolis Motor Speedway. Sejak 2013, pembalap berjuluk Baby Alien itu selalu menjadi yang terbaik di Moto-GP Indianapolis, baik saat kualifikasi dengan merebut pole position maupun saat lomba dengan menjadi kampiun.
Tambahan 25 poin membuat Marquez kini memangkas jarak dengan Rossi yang masih memimpin klasemen. Dengan 139 poin yang sudah dikumpulkan, Marquez yang kini naik ke posisi tiga terpaut 56 poin dari Rossi. Di sisi lain, walau hanya finis di posisi ketiga, Rossi mengaku cukup puas. Start dari posisi delapan, the Doctor memang tidak bisa berbuat banyak menghadapi Marquez dan Lorenzo. "Sebuah podium lagi dan itu sangat penting karena Lorenzo dan Marquez sangat tangguh. Hasil itu tidak terlalu buruk," jelas Rossi.