AIBA Siap Bantu Kembangkan Tinju di Indonesia

Micom
17/8/2016 20:05
AIBA Siap Bantu Kembangkan Tinju di Indonesia
(Presiden AIBA Ching Kuo Wu (kiri) dan Ketua Pertina Brigjend Pol Drs Johni Asadoma---Dok. Pertina)

PRESIDEN International Boxing Association (AIBA) Dr Ching Kuo Wu menyatakan siap membantu Indonesia dalam mengembangkan prestasi tinju di Tanah Air. Ching Kuo menilai, seharusnya tinju Indonesia bisa lebih maju dari negara-negara lainnya.

"Negara-negara seperti Kazhakstan, Azerbaijan, Uzbekistan saja bisa bangkit dalam dua tahun terakhir dan bisa mengirimkan atlet tinjunya ke olimpiade," ujar Ching Kuo Wu ketika menerima tim delegasi tinju Indonesia yang dipimpin Ketua Umum PP Pertina, Johny Asodoma, Sabtu (16/8) malam waktu setempat.

Ching Kuo mengatakan, kelemahan mendasar Indonesia ialah tidak memiliki pelatih tinju yang berkualitas, dan juga tidak memiliki wasit/hakim internasional bintang 3. "Ini merupakan masalah yang paling mendasar yang harus dipenuhi apabila Indonesia menginginkan tinjunya maju," kata Ching Kuo Wu.

AIBA, kata Ching Kuo, siap membantu Indonesia dengan memberikan pelatihan kepada pelatih-pelatih tinju Indonesia, dan memberikan kesempatan kepada pelatih Indonesia untuk mengikuti pelatihan di Akademi Tinju AIBA di Kazakhstan.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Pertina, Johny Asodoma menyampaikan terima kasih kepada Ching Kuo, yang di tengah kesibukannya masih menyiapkan waktu dan tempat khusus uuntuk menerima Tim Pertina.

Menurut Johny, tujuan Tim Pertina dalam pertemuan ini selain untuk memperkenalkan diri sebagai pengurus baru, juga meminta kepada AIBA agar memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bisa duduk di kepengurusan AIBA, dan meminta masukan serta dukungan AIBA agar tinju Indonesia bisa lebih maju.

Dalam kesempatan itu, Ching Kuo juga mempersilakan pejabat Indonesia di kepengurusan AIBA. Ching Kuo mempersilakan untuk mencalonkan orang yang menguasai tinju dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, lisan dan tulisan.

Dia juga menyarankan agar Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, seperti President Cup dan Kejuaraan Tinju Asia. Setelah itu baru kejuaraan dunia.

"Perhatian pemerintah sangat penting untuk mencapai prestasi dunia, oleh karena itu AIBA siap bertemu dengan pejabat pemerintah Indonesia untuk meyakinkan pemerintah bahwa tinju Indonesia potensial berprestasi di tingkat dunia," tegasnya. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya