SEBAGAI seorang pemain bintang, Lionel Messi memang dikenal sebagai pemain yang cukup santun.
Karena itu, jangan berharap melihat dia tersulut emosi, entah itu saat berada di lapangan atau pun di luar lapangan meski ia kerap dikerjai pemain lawan.
Namun, kejadian langka terjadi di Nou Camp saat Blaugrana menang 3-0 atas AS Roma di ajang Trofi Joan Gamper, kemarin.
Tepatnya pada menit ke-35, El Messiah tampak emosi akibat diprovokasi bek Mapou Yanga-Mbiwa.
Setelah menghentikan giringan bolanya, Messi buru-buru menghampiri mantan bek Newcastle United itu sebelum menerima tandukan Yanga-Mbiwa.
Tak terima, striker Argentina tersebut kemudian membalas dengan menyundul dada sang lawan.
Tak hanya itu, ia pun mencekik leher pemain belakang I Giallorossi tersebut meski tidak terlalu keras sebelum dipisahkan pemain lain.
Wasit sebetulnya bisa memberi kartu merah langsung untuk keduanya.
Namun, akhirnya, wasit hanya mengganjar kartu kuning.
La Pulga mencetak gol kedua di pertandingan tersebut 5 menit jelang jeda.
Gol perdana dicetak Neymar di menit 25, sedangkan gol terakhir dilesakkan Ivan Rakitic.
"Ini memang hanya persahabatan, tapi kami ingin memenangi setiap laga," tandas Rakitic.
Pesta gol di Nou Camp tak menular ke Stamford Bridge ketika Chelsea justru tumbang dari Fiorentina 0-1 di International Champions Cup.
Namun, yang menjadi sorotan ialah penampilan Radamel Falcao yang masih tumpul.
Falcao tampil sebagai starter sebanyak dua kali beruntun, yaitu saat Chelsea kalah dari Arsenal di Community Shield dan ICC kali ini.
Perannya dalam menggantikan Diego Costa yang cedera belum juga menuai hasil.
Kondisi itu jauh lebih parah ketimbang saat menjelang bermain bersama MU, musim lalu.
Kala itu, striker kelahiran Kolombia tersebut mencetak dua gol meski hanya dari titik putih sebelum secara konsisten mengalami penurunan permainan hingga didepak.