SETELAH sering dikaitkan dengan duo Manchester, Gareth Bale membuktikan masih menjadi bagian penting Real Madrid musim depan.
Tanpa hadirnya Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, Bale unjuk gigi dengan menciptakan satu gol di menit 79 saat melawan tim lamanya, Tottenham Hotspur, pada turnamen pramusim Audi Cup, Selasa (4/7) malam.
Laga berakhir untuk kemenangan 2-0 Madrid setelah James Rodriguez membuka keunggulan di paruh pertama.
Bale, gelandang asal Wales, percaya diri akan mendapat kesuksesan di musim ketiganya bersama Madrid.
Namun, ia memberikan syarat agar dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, Bale meminta kepada Rafael Benitez agar diberi ruang lebih luas untuk mengeksplorasi lini serang.
"Saya dapat bergerak ke kiri, kanan, maupun tengah seperti apa yang saya lakukan di Tottenham dan Wales. Itulah posisi ketika saya akan menunjukkan permainan terbaik. Saya percaya diri dan berharap mampu membayar kepercayaan itu dengan gol dan trofi," kata Bale.
Dalam menanggapi keinginan pemainnya, Benitez pun mengaku akan memenuhi permintaan pemain 26 tahun tersebut.
Bekas pelatih Napoli itu menyebutkan akan memberikan porsi yang sama antara Bale dan Ronaldo.
"Pemain depan akan mendapat kebebasan untuk bergerak seperti apa yang mereka inginkan dan saya akan menggunakan Ronaldo sama baiknya, begitu juga Bale," jelas Benitez.
Kemenangan atas Tottenham membuat Madrid melaju ke babak final turnamen yang berlangsung dua hari itu.
Penantang Los Galacticos--sebutan Madrid--ialah tuan rumah Bayern Muenchen yang di laga lainnya juga mampu menggunduli lawan mereka, AC Milan, dengan skor telak 3-0.
Gol kemenangan Muenchen dicetak Juan Bernat (23'), Mario Gotze (74'), dan ditutup Robert Lewandowski (85').
Akan tetapi, kemenangan gemilang Muenchen sedikit ternoda setelah pelatih Pep Guardiola terlibat perang argumen dengan gelandang Milan Nigel de Jong.
Insiden berawal dengan aksi De Jong pada Joshua Kimmich saat laga memasuki menit 20.
De Jong melakukan pelanggaran keras hingga membuat pemain berusia 20 tahun itu ditarik keluar karena mengalami cedera dan digantikan David Alaba.
Karena tak terima pemain anyarnya dibuat cedera, Guardiola langsung menunggu De Jong di lorong masuk ruang ganti saat turun minum.
Mantan pelatih Barcelona itu langsung berteriak marah ke arah De Jong yang tengah berjalan dengan timnya.
Kondisi tersebut membuat panas De Jong dan pemain asal Belanda itu langsung menghampiri Guardiola.
Beruntung, keduanya langsung dilerai hingga tidak berakhir dengan adu jotos.
"Saya mengatakan kepada De Jong bahwa saya sungguh sedih untuk Joshua. Dia tidak dapat bermain di final dan mungkin akan absen dalam waktu yang lebih lama," protes Guardiola.