Greysia/Nitya Jaga Fokus Hadapi Laga

MI/MAGGIE NUANSA MAHARDIKA
04/8/2015 00:00
Greysia/Nitya Jaga Fokus Hadapi Laga
(ANTARA/WIDODO S. JUSUF)
PELATIH ganda putri Eng Hian ingin pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari mampu menjaga fokus untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 10-16 Agustus mendatang. Ekspektasi tinggi dikhawatirkan justru menjadi bumerang.

"Saya membatasi interaksi mereka dengan orang di luar lapangan, termasuk media, bahkan pengurus PBSI karena jika mereka menyapa, pasti ada kata-kata semoga menang. Itu akan membebani diri mereka. Saya hanya ingin menjaga fokus mereka," kata Eng Hian, kemarin.

Greysia/Nitya menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda putri. Pesaing terkuat ganda putri terbaik Indonesia saat ini tersebut ialah dua ganda putri Tiongkok Wang Xiaoli/Yu Yang dan Tian Qing/Zhao Yunlei serta ganda putri Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Walau Misaki/Ayaka merupakan unggulan utama, Eng Hian menilai ganda Tiongkok justru merupakan pemain yang lebih berbahaya.

Dari empat pertemuan dengan Misaki/Ayaka, Greysia/Nitya mampu dua kali meraih kemenangan. Dengan Wang/Yu, Greysia/Nitya defisit keunggulan 2-3. Sementara itu, dalam empat pertemuan dengan Tian/Zhao, Greysia/Nitya baru sekali menang, yaitu di final Asian Games 2014.

"Faktor mental yang akan menentukan. Kalau Greysia/Nitya bisa mengubah pengalaman kalah menjadi motivasi, hasilnya akan positif. Lain halnya kalau mereka malah tertekan, hasilnya akan sebaliknya," jelas Eng Hian.

Lebih jauh, Eng Hian mengatakan target besar Greysia/Nitya ialah Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Sementara itu, pada kejuaraan dunia kali ini, semifinal menjadi target yang dibebankan ke pundak Greysia/Nitya.

"Pencapaian mereka dalam enam bulan terakhir ini sangat bagus dalam mengumpulkan poin. Ini juga strategi. Dengan menjadi unggulan tinggi, diharapkan mereka tidak dipertemukan dengan sesama unggulan tinggi di babak awal," tambah Eng Hian.

Persiapkan diri

Di tunggal putra, Tommy Sugiarto tengah mempersiapkan diri dengan berpindah-pindah tempat latihan untuk mendapatkan sparing partner. Pemain PB Pelita Jakarta itu kadang berlatih di GOR PB Pelita di Jakarta Barat dan mencari lawan latih tanding di GOR Asia Afrika. "Saya berlatih melawan pemain junior di klub saya atau di klub lain," ungkap atlet nonpelatnas tersebut.

Berdasarkan undian, Tommy yang menjadi unggulan 15 diprediksi baru akan bertemu lawan berat di babak ketiga, yakni unggulan keenam asal Taiwan Chou Tien Chen. Saat menanggapi hal itu, Tommy mengatakan hanya ingin fokus pada satu demi satu pertandingan. Artinya, ia akan fokus menghadapi lawan pertamanya terlebih dahulu.

Di sisi lain, pemain ganda campuran Debby Susanto menyebut telah siap tampil. Debby yang akan berpasangan dengan Praveen Jordan merupakan unggulan ke-11.

"Latihan intens sudah dilakukan dalam beberapa pekan belakangan ini. Saya sudah tahu permainan lawan karena pernah ketemu juga, tinggal fokus ke pola permainan saja," ujar Debby.

Ia mengungkapkan komunikasi dengan Praveen mempunyai peran penting dalam menjaga kekompakan. "Kita selalu jaga komunikasi di dalam dan luar lapangan. Kalau di luar, biasanya kita suka jalan dan makan bareng," ungkap Debby. (*/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya