Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH tahun sudah Brasil mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan pesta olahraga terbesar sejagat di Rio de Janeiro. Kini tinggal beberapa jam lagi multiajang itu mencapai garis start saat upacara pembukaan digelar.
Stadion Maracana yang le-gendaris akan menjadi saksi penyalaan pertama kali api Olimpiade di Amerika Selatan. Selama 17 hari, dari 5 hingga 21 Agustus, kota metropolitan itu akan menggelar 28 cabang olahraga yang menampilkan atlet-atlet dunia berlaga.
Legenda sepak bola Brasil, Pele, dipastikan menjadi penyala api Olimpiade Rio 2016. Namun, pria berusia 75 tahun itu harus mengurusi jadwalnya dengan sejumlah sponsor mengingat ia sudah mengikat kontrak sebelumnya.
Di tengah ingar-bingar pesta olahraga, publik Brasil ternyata menyambutnya dengan biasa saja. Meski rakyat Brasil senang menjadi tuan rumah bagi para atlet terbaik dunia, kondisi ekonomi yang sedang mengalami resesi menjadi alasan mereka tidak antusias.
Belum semua tiket pertandingan cabang olahraga di Brasil terjual habis, masih ada 20% tiket tersedia di Olimpiade Rio 2016.
"Penyelenggaraan Olimpiade sangat bagus untuk membantu kami berkembang. Namun, negara ini sedang dalam kondisi yang menyedihkan. Banyak kekerasan terjadi dan pe-ngangguran di mana-mana," kata Carlos Roberto, pekerja pelabuhan di Rio de Janeiro.
Selain resesi, Brasil juga dihantam krisis politik yang berujung pada pemakzulan presiden terpilih, Dilma Rousseff.
Hal itu pun menimbulkan ketegangan di masyarakat sehingga kondisi keamanan di Brasil yang sebelumnya dikenal dengan kriminalitasnya yang tinggi semakin tidak kondusif.
Olimpiade kali ini pun masih karut-marut dengan polemik kepastian keikutsertaan kontingen Rusia setelah dicap terlibat megaskandal penggunaan doping tingkat nasional.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) berjanji mengumumkan nama-nama atlet Rusia yang diperbolehkan tampil di Olimpiade 2016 pada Kamis (4/8) waktu setempat.
Hingga kemarin, baru 119 dari 387 atlet Rusia yang sudah mendapatkan izin dari federasi cabang olahraga ma-sing-masing. Di antara atlet yang tak banyak itu, terdapat nama petenis Svetlana Kuznetsova. (AFP/Gnr/Mag/R-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved