TARIK ulur keikutsertaan klub-klub Indonesia Super League (ISL) yang akan mengikuti Piala Indonesia Satu menemui jawaban akhir.
Promotor Mahaka Sports and Entertainment telah mengantongi 16 klub peserta turnamen yang akan mulai bergulir pada 30 Agustus ini.
CEO Mahaka Sports and Entertainment Hasani Abdul Gani mengungkapkan keberhasilannya dalam menggaet dua klub ISL untuk melengkapi 12 klub kasta tertinggi di Indonesia tersebut.
Dua klub tersebut ialah Semen Padang dan Persiba Balikpapan.
Nama terakhir itu menjadi kejutan mengingat klub berjuluk 'Beruang Madu' tersebut sebelumnya berkeras menolak untuk ambil bagian.
Sementara itu, dua stok tempat tersisa akan diisi duo semifinalis Divisi Utama musim lalu, Martapura FC dan PSGC Ciamis.
"Terakhir yang bergabung dari ISL ada Semen Padang dan Persiba Balikpapan. Dua lainnya dari Divisi Utama Martapura FC dan PSGC Ciamis. Hari ini batas terakhir, saya kira sudah tidak ada tanda-tanda lagi," ungkap Hasani.
Setelah kelengkapan jumlah peserta, Hasani menyebutkan, ia akan segera menemui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) pada pekan depan.
Langkah itu bertujuan memuluskan proses perizinan yang sebelumnya menjadi perdebatan.
Namun, BOPI disebut tidak akan memverifikasi klub peserta, tetapi hanya memeriksa promotor. Hal itu membuat keikutsertaan Persebaya Surabaya dan Arema Cronus tidak akan dipermasalahkan.
"Setelah kami rapat dengan klub-klub ini, kami akan minta waktu ke BOPI untuk presentasi dan mereka yang menilai presentasi kami agar rekomendasi segera dikeluarkan. BOPI mengatakan tidak memverifikasi klub. Tapi lebih memverifikasi Mahaka-nya, ini jadi lebih mudah. Arema dan Persebaya tak masalah," lanjutnya.
Di sisi lain, Semen Padang masih menunggu kesediaan sponsor utamanya untuk memberikan dana segar sebagai persiapan awal mengikuti turnamen Piala Indonesia Satu.
"PT Liga Indonesia memberikan kabar kompetisi dimulai Oktober. Jika benar, ini merupakan kompetisi yang bermanfaat, tapi kami masih belum ada dana. Kami berjuang untuk itu sebelum mengumpulkan kembali pemain," tutur manajer Semen Padang Asdian.
Di sisi lain, pemberitaan yang sebelumnya menyebutkan bahwa Menpora Imam Nahrawi telah melunak soal bergulirnya kompetisi ISL 2015-2016 telah ditampik kebenarannya.
Belum adanya keputusan hukum yang tetap terkait dengan proses hukum hasil Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) disebut menjadi ganjalan.
Saat ini, Kemenpora telah menyatakan banding terhadap keputusan yang diambil pada 14 Juli lalu.