Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari tengah menggodok strategi untuk menghadapi ganda Malaysia Vivian Hoo Kah Mun/Woon Khe Wei. Hoo/Woon ialah lawan terberat Greysia/Nitya di Grup C, Olimpiade 2016, Rio de Janeiro, di Brasil. "Hoo/Woon bisa menjadi batu sandungan bagi Greysia/Nitya dipenyisihan grup. Pasangan Malaysia itu merupakan lawan berat. Dari tiga pertemuan, Greysia/Nitya baru menang satu kali," sebut kepala pelatih ganda putri PP PBSI, Eng Hian, di Jakarta, Kamis (28/7).
Karena kelas Hoo/Woon berada di atas Greysia/Nitya, setelah mereka kembali dari masa karantina di Kudus, program Greysia/Nitya ialah menganalisis kelemahan ganda Malaysia itu. Berdasarkan hasil undian, Greysia/Nitya yang tergabung bersama grup C juga akan bertemu dengan ganda Inggris Heather Olver/Lauren Smith, dan ganda Hong Kong Poon Lok Yan/Tse. Greysia/Nitya tercatat belum pernah bertemu dengan ganda Hong Kong Poon Lok Yan/Tse. Sementara itu, dengan Olver/Smith, pasangan rangking empat dunia tersebut unggul 1-0. Lebih jauh, Eng mengaku tidak membebankan target khusus kepada Greysia/Nitya untuk menjadi juara grup. Musababnya, berdasarkan kalkulasi, bila mereka lolos ke babak perempat final, semua lawan relatif punya kekuatan seimbang.
Masih dari olimpiade, kendati Indonesia tidak meloloskan taekwondoin ke Brasil, Rahadewineta terpilih menjadi wasit pertandingan cabang olahraga bela diri itu.
Wanita kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 23 Mei 1984 itu menjadi satu-satunya wasit asal Indonesia yang memimpin pertandingan Olimpiade Rio 2016. Pembina Universal Taekwondo Indonesia (UTI) Pro, Lioe Nam Kiong, mengaku bangga mantan taekwondoin yang meraih banyak prestasi internasional medio 2012-2013 itu mampu menjadi wakil Indonesia di bagian perangkat pertandingan.
Logo
Logo baru Asian Games 2018 akhirnya resmi diluncurkan, Kamis (28/7). Logo yang telah disetujui Olympic Council of Asia (OCA) itu berupa siluet Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Siluet SUGBK itu menggantikan logo lama yang berbentuk siluet burung cenderawasih. Selain itu, tiga hewan khas Indonesia juga didaulat sebagai maskot bagi multiajang empat tahunan antarnegara-negara Asia itu. Maskot itu berupa tiga binatang endemis yang berada di tiga wilayah Indonesia.
Tiga hewan itu ialah Bhin-bhin, burung cenderawasih yang menggambarkan strategi mewakili bagian timur, Atung berbentuk rusa bawean yang melambangkan kecepatan mewakili bagian tengah, dan Ika, badak bercula satu yang melambangkan kekuatan yang mewakili bagian barat Indonesia. "Hari ini kami akan luncurkan secara resmi logo Asian Games 2018. Logo ini bukan sekadar logo, melainkan sistem identitas," ujar Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf. Triawan menjelaskan, logo Asian Games 2018 diperoleh lewat sayembara. Dari 60 peserta yang ikut ambil bagian, penyelenggara kemudian menyaring 11 logo terbaik sebelum dikerucutkan menjadi tiga logo, lalu dipilih satu yang terbaik. (Gnr/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved