Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI terakhir pertandingan ASEAN School Games 2016 telah selesai. Indonesia masih bertahan di peringkat dua.
Thailand sebagai tuan rumah masih kokoh di puncak klasemen perolehan medali dengan 56 emas, 36 perak, dan 33 perunggu, disusul Indonesia dengan 30 emas, 34 perak, dan 35 perunggu. Adapun peringkat tiga diraih Vietnam dengan 19 emas, 20 perak, dan 15 perunggu.
Atas hasil tersebut, Komandan Kontingen (CdM) Indonesia Akhyar Matra mengatakan apa yang dicapai pada ASG tahun ini sudah maksimal. Perjuangan para atlet pada setiap cabor sudah menunjukkan kemampuan terbaik mereka, bahkan ada beberapa cabor yang melebihi target seperti renang yang berhasil mengambil 17 medali emas dengan target 10. Begitu juga dengan atletik yang ditargetkan 6 bisa mendapatkan 8 medali emas.
"Saya akui bahwa Thailand sebagai tuan rumah memiliki persiapan yang jauh lebih matang. Kita memang tidak bisa mempertahankan juara umum, tapi apa yang kita capai di ajang ASEAN School Games tahun ini sudah yang terbaik. Perjuangan anak-anak di lapangan dalam setiap pertandingan sudah maksimal, justru dari salah satu cabor kita atletik ada pelari yang berhasil memecahkan rekor ASG," kata Akhyar Matra.
Di hari terakhir, tambahan medali emas Indonesia datang dari cabor bulutangkis (3 emas), atletik (1 emas), tenis (1 emas) dan golf (1 emas).
Dari seluruh hasil perolehan medali masing-masing cabang olahraga, Renang dan Atletik masih yang terbanyak. Sedangkan beberapa cabor seperti Bola Basket, Bola Voli, Futsal, Sepak Takraw, Tenis Meja, dan Senam sama sekali tidak mendapatkan emas.
Bagi cabor yang tidak mendapatkan medali atau tidak sesuai target akan dievaluasi untuk mengetahui kekurangannya.
"Setiap hari, selesai pertandingan, semua cabor masing-masing kumpul untuk melakukan evaluasi . Saya kira cabang olahraga yang tidak mendapatkan emas tetap akan kita lakukan evaluasi agar bisa mengetahui kekurangannya," tambah Akhyar.
Sementara pelatih voli Eko Waluyo mengakui jika minimnya persiapan sebelum berlaga di ASG 2016 memiliki pengaruh terhadap kualitas permainan anak asuhnya.
"Persiapan kita memang kurang dan itu sangat mempengaruhi permainan kami di lapangan. Tapi anak-anak sudah bermain bagus bisa menyumbangkan medali perak di ASG tahun ini," kata Eko. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved