Atlet Olimpiade Brasil Berlatih di Markas Militer

Basuki Eka Purnama
20/7/2016 09:18
Atlet Olimpiade Brasil Berlatih di Markas Militer
(AFP PHOTO / EVARISTO SA)

TIM Olimpiade Brasil akan berlatih dan tinggal di sebuah lokasi yang jauh dari perkampungan atlet, termasuk di sebuah markas militer. Menurut seorang pejabat olahraga Brasil, Selasa (19/7), itu bertujuan agar mereka tidak dimata-matai.

Tuan rumah Olimpiade 2016 itu menurunkan kontingen terbesar mereka untuk pesta olahraga yang akan mulai digelar pada 5 Agustus mendatang.

Brasil bertekad untuk menduduki setidaknya posisi 10 besar raihan medali, naik jauh dari raihan mereka pada Olimpiade 2012 di London dimana Brasil hanya menduduki posisi 16.

Untuk mencapai hal itu, Komite Olimpiade Brasil mengirimkan 465 atlet. Angka itu jauh lebih besar dari kontingen terbesar mereka pada Olimpiade 2008 yang berjumlah 277 atlet.

Mayoritas atlet Brasil itu akan tinggal di sebuah pusat pendidikan fisik di Sao Jao Fort, markas militer di Rio de Janeiro.

Markas militer itu berada di Distrik Urca yang lebih dekat dengan venue-venue Olimpiade 2016 ketimbang perkampungan atlet di kawasan barat Rio de Janeiro.

"Eksklusivitas adalah kata kuncinya. Mereka bisa berlatih kapan saja, makan sesuai jadwal, dan hanya bertemu sesama atlet Brasil," ujar Marcus Vinicus Freire, direktur olahraga Komite Olimpiade Brasil.

"Salah satu keuntungan lain tinggal di Urca adalah tidak ada mata-mata," imuhnya.

Atlet gulat, taekwondo, voli pantai, tinju, handball, dan panahan akan tinggal di markas militer itu. Atlet lainnya akan tinggal di sejumlah markas militer lainnya di Rio de Janeiro. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya