Pecundangi AS Kroasia ke Semifinal

Maggie N Mahardika
19/7/2016 06:21
Pecundangi AS Kroasia ke Semifinal
(DOK. DAVIS CUP)

HASIL di luar dugaan diperoleh tim tenis putra Kroasia di perempat final grup dunia Piala Davis 2016, kemarin.

Kroasia menumbangkan Amerika Serikat 3-2 dan kini bersiap menghadapi unggulan kelima, Prancis, untuk merebut tiket final.

Saat bertanding di lapangan keras Tualatin Hills, Portland, Oregon, AS, Marin Cilic dan Borna Coric menyumbangkan dua poin untuk Kroasia di hari terakhir, Minggu waktu setempat atau kemarin WIB.

Cilic mengalahkan John Isner, 7-6 (11/9), 6-3, 6-4, dan Coric menundukkan Jack Sock, 6-4, 3-6, 6-3, 6-4.

Cilic juga bermain di partai ganda, Sabtu (16/7), bersama Ivan Dogig dan mengandaskan pasangan Bob Bryan/Mike Bryan 6-2, 2-6, 6-2, 6-4.

Kemenangan itu membuat Kroasia memangkas skor menjadi 1-2.

"Ini mengejutkan. Saya kaget kami menang. Sebelumnya tampak tidak menjanjikan, tapi hari ini saya tahu kami akan menunjukkan kualitas kami," kata kapten Kroasia, Zeljko Krajan.

Cilic kembali ke lapangan, kemarin, dengan bekal kepercayaan diri setelah memenangi partai ganda, sekaligus mengusung misi balas dendam karena dikalahkan Sock di partai tunggal, Sabtu (16/7).

Isner sebetulnya memulai set pertama dengan cemerlang. Ia hanya memberikan sedikit celah untuk Cilic.

Cilic hanya mampu memperoleh satu poin dari 25 servis pertama.

Sayang, ia masih tak mampu mematahkan Cilic sehingga set pertama harus melewati tie break.

Cilic begitu rapi hingga memenangi pukulan tie break beruntun dan berhasil memenangi set pertama.

Tak seperti saat melawan Sock, kalah padahal sempat memimpin dua set, Cilic menyudahi perlawanan Isner di gim kesembilan untuk menutup set ketiga 6-4.

Memang catatan rekor pertemuan kedua petenis itu lebih menguntungkan Cilic, yakni 6-0.

Isner tentu saja kecewa dengan hasil tersebut.

Di set pertama ia sudah merasa sangat baik, tapi tiba-tiba saja Cilic mengeluarkan semua kemampuan yang dia punya.

"Ini betul-betul tugas yang sulit. Saya berusaha kuat mental. Saya betul-betul, sangat fokus," katanya.

Kapten tim AS Jim Courier menyanggah pendapat yang mengatakan Isner jatuh mental.

"Set pertama boleh jadi sangat kritis. Laga ini dimenangkan dengan berbedaan tipis. Ada beberapa poin yang bisa kami dapatkan, tapi lepas dan kami masih bisa tersenyum meskipun kecewa," ujarnya.

Percaya diri

Seusai kemenangan Cilic, Coric menjadi penentu kemenangan Kroasia. Ini kedua kalinya di tahun ini ia menjadi penentu kemenangan di ajang tenis beregu putra Piala Davis.

"Jujur, saya sangat menyukai situasi ini. Saya menyukainya lebih dari bermain di mana pun," ujar petenis berusia 19 tahun itu.

Setelah kehilangan set kedua, Coric tak mau melepas dua set berikutnya dengan empat kali mematahkan servis Sock.

Coric benar-benar mampu mengembalikan kepercayaan dirinya setelah kalah tiga set dari Isner di partai tunggal, Sabtu (16/7) lalu.

Selanjutnya, Kroasia bakal menjadi tuan rumah laga semifinal melawan Prancis, 16-18 September.

Prancis melaju ke semifinal dengan mengalahkan Republik Ceko, 3-1.

Di laga semifinal lain, juara bertahan Britania Raya akan menjamu Argentina.

Britania Raya melaju dengan mengalahkan Serbia 3-2, sedangkan Argentina mengandaskan Italia 3-1.

(AFP/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya