LIVERPOOL belum juga bisa lepas dari bayang-bayang Luis Suarez.
Minimnya jumlah gol yang mereka lesakkan musim lalu menjadi bukti betapa si 'Merah' belum juga bisa move-on.
Kondisi itu bukannya tidak disadari sang arsitek Brendan Rodgers.
Perekrutan Christian Benteke boleh jadi menjadi langkah nyata arsitek asal Irlandia Utara itu untuk meningkatkan lini serang timnya musim depan.
Sebelumnya, mantan arsitek Swansea City itu juga meminang striker muda Danny Ings yang kebetulan masa kontraknya dengan Burnley habis.
Tak berhenti sampai di situ, ia juga mendatangkan Roberto Firmino dari Hoffenheim.
Penyerang terakhir yang direkrut Rodgers ialah Benteke. Pemain 24 tahun itu menjadi harapan besar bagi Liverpool untuk mendulang gol.
"Dalam karier saya yang singkat sebagai manager, saya sudah kehilangan orang-orang yang saya pikir akan menjadi pemain kunci. Tapi saya pikir jika ada yang pergi, Anda harus mencari pengganti yang tepat. Selalu seperti itu," tukas Rodgers.
Sementara itu, Benteke juga berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Liverpool.
"Saya ingin meraih yang terbaik untuk diri sendiri. Saya datang ke sini (Liverpool) untuk memenangi banyak trofi."
Pernyataannya ialah mampukah Benteke memenuhi ekspektasi para suporter Liverpool?
Apalagi, mereka masih trauma dengan kegagalan striker mereka sebelumnya, yakni Rickie Lambert, Fabio Borini, dan Mario Balotelli.
Tidak kurang, mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, pun ragu Benteke bakal cocok dengan pemainan Liverpool.
"Saya menyukai dia sebagai seorang striker dan sebenarnya saya berpikir bahwa dia akan cocok di Chelsea. Saya khawatir dia tidak cocok di Liverpool," tukasnya.