Eko Yuli Fokus Naikkan Total 325 Kg

MI/Mag/R-3
23/7/2015 00:00
Eko Yuli Fokus Naikkan Total 325 Kg
(AFP)
LIFTER nasional peraih perunggu Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London, Eko Yuli Irawan, kembali menatap Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Berencana turun di nomor 62 Kg, Eko kini mengejar total angkatan 325 Kg. Eko mengaku, dirinya saat ini fokus menaikkan total angkatan itu meskipun kini masih dalam masa pemulihan angkatan.

"Masih 80% dari total angkatan yang diharapkan, snatch 135 Kg dan clean and jerk 165 Kg, total baru 300 Kg. Masih sering missed di tekniknya, maka itu harus dikejar dari latihannya," ujar lifter yang juga meraih perunggu pada Asian Games 2014 Korea Selatan itu. Eko mengatakan, agar aman di kualifikasi kedua yang berlangsung di Houston, Amerika Serikat, Eko minimal harus meraih total angkatan 325 Kg.

Untuk melihat perkembangan angkatan jelang ke Houston, Eko akan mengujinya pada pra-PON Jabar 2016, Oktober mendatang. "Selain itu harus terus memantau lawan di kejuaraan internasional, meskipun kami tidak berangkat. Di kelas saya, bedanya tipis-tipis sekali, jadi meleset sedikit fatal akibatnya, bisa jadi harusnya dapat emas tapi meleset sampai perunggu," kata dia.

Tak hanya fokus berlatih dan menguji diri, Eko harus jeli melihat perkembangan lawan-lawannya di seluruh dunia. Sayang, sebelum ke Houston, tim angkat besi tak punya jatah bertanding di tingkat internasional sebagai ajang mengintip kekuatan lawan. Eko mengatakan, tim angkat besi mengatasi hal tersebut dengan memantaunya melalui situs-situs pertandingan.

"Sekarang kan ada website yang menampilkan hasil-hasil pertandingannya. Pantau dari situ saja," katanya. Tim angkat besi putra Indonesia sementara ini berhak atas lima tiket Olimpade 2016 dengan 106 poin yang diraih pada kualifikasi pertama Olimpade 2016 di Almaty, Kazakhtan, tahun lalu.

Posisi tersebut minimal harus dipertahankan di Houston pada 20 November mendatang. Jika hal terburuk terjadi, yakni tergeser oleh negara-negara lain, Indonesia hanya bisa berharap pada kualifikasi zona Asia yang hanya menjanjikan satu tiket saja.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya