Pebulutangkis Proyeksi Olimpiade Jalani Karantina Di Kudus

Maggie Nuansa Mahardika
11/7/2016 20:22
Pebulutangkis Proyeksi Olimpiade Jalani Karantina Di Kudus
(MI/RAMDANI)

SEMBILAN pebulutangkis Indonesia yang akan berlaga di olimpiade Rio de Janeiro 2016 tiba di Kudus, Jawa Tengah, Senin (11/7) untuk menjalani program karantina selama lima hari. Karantina yang bertempat di GOR Djarum Kudus itu bertujuan untuk memantapkan persiapan atlet secara fisik dan mental.

Karantina di Kudus adalah program karantina pertama. Setelah karantina di Kudus, para pebulutangkis juga akan menjalani program karantina di Sao Paulo, Brasil, mulai 28 Juli mendatang.

“Pada program karantina ini, kami akan melakukan simulasi selama di olimpiade nanti. Jadi suasananya dibuat seperti di olimpiade, dimana atlet akan tinggal di athlete village dan mereka harus menyesuaikan diri dengan jadwal selama di sana,” ujar Rexy Mainaky, Manajer Tim bulutangkis di Olimpiade 2016.

“Setiap sektor sudah menentukan jadwal dan program selama karantina. Selain latihan fisik dan teknik, mereka juga akan ada sesi diskusi bersama psikolog olahraga, analisa video pertandingan, dan berbagai program lainnya,” tutur Rexy yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Rexy berharap para atlet mampu menjaga konsentrasi dan fokus di program karantina, mengingat Olimpiade semakin dekat. Karenanya, dipilihlah kota Kudus sebagai tempat karantina yang lokasinya jauh dari Jakarta. Selain itu, fasilitas lapangan bulutangkis dan wisma Djarum Foundation yang digunakan selama karantina, dinilai sangat memadai.

Sembilan pebultangkis yang menjalani karantina adalah Linda Wenifanetri (tunggal putri), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (ganda putra), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran). Satu atlet lainnya, yakni Tommy Sugiarto (tunggaL putra) menjalani latihan mandiri tanpa ikut program pelatnas PBSI. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya