Sean Gelael Antusias Hadapi Seri Inggris

Ghani Nurcahyadi
05/7/2016 07:40
Sean Gelael Antusias Hadapi Seri Inggris
()

BALAPAN Grand Prix 2 (GP2) 2016 memasuki jadwal yang padat. Sejumlah 22 pembalap langsung dihadapkan pada seri balapan di Sirkuit Silverstone Inggris, akhir pekan ini, setelah menjalani balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, akhir pekan lalu. Seri balapan di Inggris merupakan seri kelima dari GP2 2016.

Pembalap Indonesia yang membela tim Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael, pun langsung ngebut mempersiapkan dirinya untuk bisa tampil prima pada dua balapan di Seri Inggris, 9-10 Juli. Sean langsung bertolak ke London, Inggris, selepas berlaga di Austria untuk bersiap diri menghadapi balapan.

Pembalap 19 tahun yang dibina Jagonya Ayam KFC Indonesia itu mendapatkan hasil yang kontras pada dua balapan (feature dan sprint) di seri Austria. Sean meraih podium pertamanya di GP2 saat finis di belakang rekan setimnya Mitch Evans yang menjadi juara pada balapan feature. Sementara itu, saat sprint, keesokan harinya, Sean justru gagal finis akibat insiden dengan pembalap tim Rapax, Arthur Pic.

"Senang sekaligus kecewa. Tetapi, saya selalu melihat semua hal ini dengan positif. Itulah balapan dan hasil ini harus dijadikan motivasi untuk balapan berikutnya," kata Sean saat mengekspresikan perasaannya mengenai balapan di Austria. Sean kini menempati peringkat ke-12 di daftar perolehan poin pembalap dengan 12 poin.

Jadwal yang padat membuat tim mekanik perlu mencari setelan mobil terbaik yang sesuai dengan karakter sirkuit masing-masing. Bila Red Bull Ring menawarkan banyak lintasan lurus yang membuat mobil dapat dipacu kencang, Silverstone yang memiliki panjang 5,891 km merupakan sirkuit yang menuntut kelihaian pengemudi karena memiliki 18 tikungan.

Sirkuit Silverstone sebenarnya sudah akrab dengan Sean sejak ia membalap di Formula 3 British dan Formula 3.5 Renault World Series. Meski demikian, perbedaan besar mobil GP2 dengan mobil Formula di bawahnya menuntut Sean lebih menyiapkan diri di sirkuit yang berada di perbatasan Northamptonshire dan Buckinghamshire itu.

Sebagai konsekuensi ketatnya balapan, Sean yang juga menjalani ibadah puasa itu akan merayakan hari raya di London, Inggris. Sean akan merayakan Idul Fitri bersama dengan kedua orangtuanya di London. (Gnr/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya