Pertahanan Kosta Rika Keropos

Satria Sakti Utama
13/7/2015 00:00
Pertahanan Kosta Rika Keropos
(AP/ERIC CHRISTIAN SMITH)
SEKTOR pertahanan Kosta Rika benar-benar menjadi sorotan dalam dua laga fase Grup B Piala Emas CONCACAF 2015. Terbukti setelah ditahan Honduras 2-2 pada Kamis (9/7) lalu, kemarin Los Ticos--julukan Kosta Rika--harus kembali hanya meraih satu poin setelah ditahan El Salvador 1-1 di Stadion BBVA Compass.

Buruknya koordinasi pertahanan Kosta Rika dalam mengantisipasi sepakan bola-bola mati kembali menjadi biang keladi kegagalan mereka meraih poin penuh.

Apalagi gol balasan El Salvador dicetak pada penghujung pertandingan.

Dustis Corea menjadi bintang El Salvador dalam pertandingan itu setelah mampu memaksimalkan sepakan bola mati Arturo Alvarez di menit 92.

Sebaliknya, gol Kosta Rika dicetak penyerang andalannya, Bryan Ruiz, pada menit 61.

Kegagalan meraih poin penuh itu tak ayal membuat pelatih Kosta Rika Paulo Wanchope kecewa. Meski demikian, Wanchope berharap skuat asuhannya segera melupakan hasil itu dan fokus pada pertandingan penentu melawan Kanada (Rabu, 15/7).

"Kami harus segera melupakan apa yang terjadi di menit akhir pertandingan melawan El Salvador. Saat ini kami hanya berpikir menghadapi Kanada dan meraih kemenangan," ungkap Wanchope.

Sebaliknya, El Salvador menyambut baik hasil seri yang diraihnya. Selain mampu mencuri poin dari salah satu raksasa sepak bola Amerika Utara, hasil itu menjaga asa El Salvador untuk lolos dari babak penyisihan grup. Jika itu terwujud, pasukan Albert Roca tersebut akan mengulang pencapaian terbaik dengan mencapai babak perempat final seperti pada 2002, 2003, dan 2011.

"Saya pikir tim selalu berjuang untuk setidaknya meraih hasil imbang. Tim selalu ingin mengambil kendali dan menghasilkan peluang untuk lawan," jelas pelatih El Salvador Albert Roca.

Senasib dengan El Salvador, Jamaika juga mampu mencetak gol pada masa perpanjangan waktu tepatnya pada menit 92. Bedanya gol Jamaika yang dicetak oleh Rudolph Austin itu menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Kanada. Dengan demikian anak asuh Winfried Schafer itu memimpin Grup B dengan 4 poin.

Jaga ritme
Meski sudah bisa dipastikan lolos ke fase selanjutnya, tuan rumah Amerika Serikat tetap memburu tiga poin di Grup A. Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Amerika Serikat Jurgen Klinsmann menjelang laga melawan Panama, besok.

"Demi menjaga ritme, tentu raihan tiga poin lain wajib bagi kami. Karena itu, kami menghadapi laga terakhir dengan sangat serius," ungkap Klinsmann.

Pelatih berkebangsaan Jerman itu menilai masih ada faktor yang harus diperbaiki untuk menghadapi lawan yang lebih berat di fase sistem gugur. Skuat AS memang meraih kemenangan di dua laga awal melawan Honduras dan Haiti. Namun, performa Clint Dempsey dkk masih dinilai pas-pasan setelah hanya mampu meraih kemenangan tipis di dua laga tersebut. (AFP/AP/R-4)

satria@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya