Federer Akhiri Mimpi Indah Willis

Basuki Eka Purnama
30/6/2016 07:21
Federer Akhiri Mimpi Indah Willis
(Roger Federer (kanan) bersalaman dengan Marcus Willis--AP/Tim Ireland)

ROGER Federer tidak membiarkan seorang petenis tidak dikenal mengalahkannya di turnamen Grand Slam Wimbledon.

Jawara Wimbledon tujuh kali itu, kemungkinan pemain terbaik sepanjang massa, tidak memperlihatkan belas kasih saat berhadapan dengan Marcus Willis, pemain kualifikasi berperingkat 772 asal Britania Raya, yang tidak pernah menang di tingkat ATP Tour hingga pekan lalu.

Pada laga putaran kedua, Rabu (29/6), Federer memenangkan tujuh gim pertama dan mengakhiri laga dengan kemenangan 6-0, 6-3, dan 6-4 di Centre Court All England Club.

Meski Willis menikmati laga melawan Federer itu--tersenyum, tertawa, dan menikmati dukungan dari para penonton--hasil laga itu tidak pernah diragukan.

Willis, petenis kidal berusia 25 tahun, merupakan petenis kualifikasi dengan peringkat terendah yang pernah mencapai babak kedua turnamen Grand Slam sejak 1998.

Selama ini, dia berprofesi sebagai pelatih tenis di Inggris. Dia baru mencoba berlaga di tenis profesional setelah didesak oleh kekasihnya.

Willis sempat menyulitkan Federer lewat gaya permainannya yang tidak biasa. Namun, Federer tidak pernah terganggu dan tampil dominan di turnamen tenis lapangan rumput itu.

Federer pun tampaknya menikmati laga ini. Dia bahkan membiarkan Willis masuk ke lapangan lebih dulu, memeluk pemain itu, dan di akhir laga berjalan beriringan dengannya. (AP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya