Jack Miller Juara di Assen di Tengah Kesialan Valentino Rossi

Ghani Nurcahyadi
26/6/2016 21:12
Jack Miller Juara di Assen di Tengah Kesialan Valentino Rossi
(AP/Vincent Jannink)

PEMBALAP Australia yang membela tim Estrella Galicia, Jack Miller, mencetak pencapaian penting dalam kariernya membalap di Moto-GP. Pembalap 21 tahun itu menunjukkan keandalannya membalap di Sirkuit Assen, Belanda, yang basah akibat diguyur hujan pada Grand Prix Belanda, Minggu (26/6) malam.

Balapan GP Belanda yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras sempat dihentikan pada putaran ke-14 dari total 26 lap akibat situasi lintasan yang tidak memungkinkan untuk balapan. Saat balapan dimulai kurang dari 30 menit kemudian dengan 12 putaran tersisa, Miller yang memulai balapan dari posisi kedelapan mampu bertahan di barisan depan.

Sejumlah insiden yang menimpa pembalap di depannya, seperti Dani Pedrosa (Repsol Honda), Andrea Dovizioso (Ducati), dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha) membuat Miller berduel sendirian dengan Marc Marquez memperebutkan posisi pimpinan lomba. Miller yang baru tahun lalu naik kelas ke Moto-GP menunjukkan keandalannya mengendalikan motor di lintasan yang masih basah.

Ia pun berhasil mendahului Marquez pada putaran keempat setelah balapan dimulai kembali. Dengan kondisi lintasan yang masih basah, pembalap yang loncat dari Moto3 ke Moto-GP itu akhirnya mampu menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 22 menit 17,447 detik, berselisih 1,991 detik dari Marquez di tempat kedua. Podium ketiga menjadi milik pembalap Pramac Yakhnich, Scott Redding.

"Aku tidak tahu apa yang aku rasakan. Banyak orang meragukan ini akan berhasil, tapi saya menunjukkan bahwa saya bukanlah seorang idiot. Terima kasih kepada Honda yang sudah mau mengambil risiko dengan saya," kata Miller yang mengendarai Honda RC213V.

Bagi Marquez, dengan mengamankan posisi kedua di GP Belanda, ia makin mantap di posisi pemuncak klasemen Moto-GP 2016 dengan 145 poin. Ia kini unggul 24 poin dari pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, yang di pada balapan ini hanya mampu finis di urutan 10.

"Hari ini seperti balapan untuk kehilangan poin. Saya mencoba tenang dan membalap dengan santai. Saya lihat Rossi dan berpikir tidak akan bisa mendahuluinya. Namun ketika Miller mendahuluiku, saya berpikir, podium kedua sudah seperti kemenangan," kata Marquez. (Crash/Autosport/Gnr/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya