LEWAT pertarungan selama 2 jam 16 menit, Roger Federer lolos ke babak keempat grand slam Wimbledon. Pada pertandingan kemarin petenis Swiss itu menundukkan Samuel Groth 64, 64, 67, dan 62.
Dengan kemenangan ini Federer telah 19 kali menang atas petenis asal Australia tersebut. Juara Wimbledon tujuh kali itu cuma sekali kalah dari lawan asal Australia di ajang grand slam, yakni dari Pat Rafter pada Roland Garros 1999.
Sepanjang kariernya di Wimbledon, Federer telah meraih trofi Wimbledon pada 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2009, dan 2012.
Dalam pertandingan itu, memasuki set pertama, skor awal berhasil dicetak Groth dengan sebuah pukulan mematikan. Namun, selanjutnya ia justru melakukan kesalahan saat melakukan forehand sehingga Roger pun menyamakan kedudukan kemudian menutup set pertama dengan kemenangan 64.
Di set kedua, Groth belum mampu mengungguli Federer. Akhirnya, di set ketiga, petenis dengan rangking 24 dunia tersebut berhasil menang tipis 76.
Persaingan sengit sempat terjadi karena Federer kerap kali menyamakan kedudukan sehingga harus diakhiri dengan tiebreak. Set terakhir menjadi penentu kemenangan juara tujuh kali Wimbledon, Federer. Petenis berusia 33 tahun itu akhirnya menang 62.
Di nomor tunggal putri, petenis asal Amerika Serikat Serena Williams, mendapatkan perlawanan ketat dari petenis asal Inggris Heather Watson, di babak ketiga. Serena akhirnya memang lolos, tetapi dia harus melalui pertarungan tiga set lebih dulu.
Serena lolos ke babak keempat setelah menang 62, 46, dan 75 atas Watson. Petenis unggulan pertama itu mendapatkan perlawanan ketat di set kedua dan ketiga dari Watson.
Di babak selanjutnya, Serena akan menghadapi kakaknya sendiri, Venus Williams. Pada babak ketiga, Venus menyingkirkan petenis asal Serbia, Aleksandra Krunic, dengan skor 63 dan 62.
Pada pertandingan lainnya, Maria Sharapovayang jadi unggulan keempat di turnamen tahun inimeraih kemenangan 64 dan 63 atas IrinaCamelia Begu. Di babak keempat, Sharapova bakal berhadapan dengan Zarina Diyas.
Dikeluhkan Di sisi lain, sudah sejak lama jika petenis yang tampil di Wimbledon harus menggunakan kostum serba putih. Federer menganggap aturan itu nyeleneh. Meskipun begitu ia tidak akan protes.
Putih sudah menjadi dress code di Wimbledon sejak 1877. Wimbledon bahkan tidak mengizinkan warna lain yang menyerempet warna putih, seperti krem ataupun putih tulang.
Peserta harus mengenakan pakaian tenis dengan warna yang seluruhnya putih, termasuk sepatu. Peraturan itu berlaku bagi pemain yang memasuki area lapangan mana pun.
Pada 2013 Federer sempat terkena masalah. Ketika itu dia memang sudah mengenakan sepatu berwarna putih, namun yang jadi masalah adalah sol sepatunya berwarna oranye. "Saya paham, semuanya serbaputih, kami setujusetuju saja kok," ujarnya.
"Saya hanya tidak paham mengapa ini jadi terlalu ekstrem, sampaisampai semuanya benarbenar serba putih. Seolaholah kita berada di tahun 50an." (AFP/AP/R1)