Insiden Di Baku Paksa Sean dan Evans Gagal Finis

Ghani Nurcahyadi
19/6/2016 22:35
Insiden Di Baku Paksa Sean dan Evans Gagal Finis
(DOK SEAN GP)

TIDAK seperti balapan pertama (feature race) Grand Prix Eropa di Sirkuit Jalan raya Baku, Azerbaijan, yang berjalan mulus, balapan kedua (sprint race) seri ketiga GP2 2016 itu, Minggu (19/6) justru diwarnai sejumlah insiden yang juga berimbas pada dua pembalap Pertamina Campos Racing, Muhammad Sean Gelael dan Mitch Evans.

Sean dan Evans yang pada balapan pertama sukses meraih poin dengan berturut-turut finish di urutan ke-7 dan ke-5, kali ini justru harus menerima kenyataan pahit , gagal menyelesaikan lomba akibat insiden saat start ulang dilakukan di bawah bimbingan mobil pengaman (safety car).

Insiden bermula dari pembalap Jepang Nobuharu Matsushita yang melakukan aksi mengerem mendadak di belakang safety car, Aksi itu membuat formasi pembalap di belakang Matsushita berantakan dan sejumlah insiden tabrakan pun terjadi yang juga melibatkan Sean dan Evans.

"Saya tak percaya dengan kejadian ini. Saya mintaa maaf kepada semua pendukung saya yang pastinya juga kecewa. Semoga balapan berikutnya saya mendapatkan hasil lebih baik," kata pembalap 19 tahun yang dibina tim Jagonya Ayam KFC Indonesia itu.

Bagi Evans insiden yang menimpa dirinya sempat membuatnya sedikit takut. Evans ditabrak pembalap Rapax, Gustaf Malja yang berakhir dengan menabrak dinding pembatas. "Balapan yang sangat kacau. Seluruh hidup saya melintas melewatiku," kata Evans.

Meski Sean dan Evans gagal menyelesaikan lomba, punggawa tim Jagonya Ayam lainnya, Antonio Giovinazzi yang membela tim Prema Racing kembali sukses merebut podium utama. Memulai balapan dari posisi delapan, Giovinazzi lolos dari insiden start ulang dan terus merangsek ke atas hingga mampu mengalahkan rekan satu timnya, Pierre Gasly

Giovinazzi bukan hanya mampu mengklaim 15 poin, tapi ia juga mendapat tambahan 2 poin karena mencetak waktu putaran tercepat. tambahan 17 poin membuat posisi Giovinazzi melonjak ke peringkat tiga klasemen pengumpulan poin, berselisih 8 poin dengan pemimpin klasemen dari Russian Time, Artem Markelov. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya