Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERPERAN sebagai Muhammad Ali dalam film berjudul Ali, memang tidak lantas membuatnya menjadi seorang petinju andal. Namun, dari sana, Will Smith, yang kala itu merupakan aktor muda dengan talenta luar biasa, mengenal lebih jauh dan memahami nilai-nilai kehidupan yang dipegang teguh oleh sosok yang kini telah tiada itu.
"Saya mendapat pelajaran yang sangat berharga,” ucap Smith seusai mengiringi pemakaman Ali sebagaimana dilansir Entertainment Tonight.
Baginya, pria yang pernah meraih tiga gelar juara dunia kelas berat itu, ialah sosok yang selalu berusaha untuk menerangi sisi gelap di dalam kehidupan.
"Kini, saat ia pergi, jalannya tidak akan gelap karena cahaya yang ia berikan selama ini kembali kepadanya dan meneranginya," lanjut Smith.
Bahkan, lanjut Smith, setelah pergi pun, Ali masih bisa menerangi dan menginspirasi begitu banyak orang di seluruh dunia.
"Ini semua karena apa yang telah ia lakukan untuk semua orang, tidak peduli ras dan warna kulit mereka."
Begitu banyak hal yang Smith segani dari pria bernama lahir Cassius Marcellus Clay Jr itu. Namun, satu yang akan selalu ia ingat, yakni bagaimana Ali memperlakukan para penggemarnya dengan sangat baik.
Smith mengisahkan, ia pernah melihat sendiri bagaimana Ali begitu saja masuk ke tengah kerumunan, tanpa pengamanan apa pun.
"Ali melakukannya hanya untuk dapat berbaur. Ia ingin para penggemarnya dapat benar-benar mengenalnya," ujar Smith.
Kesempatan mengiringi akhir perjalanan sang juara tidak hanya dimiliki Will Smith. Dua legenda tinju dunia, Mike Tyson dan Lennox Lewis, juga ikut mengantarkan koleganya ke peristirahatan terakhir.
"Kami bertiga, bersama seluruh keluarga Ali, duduk bersama. Kami berbagi kisah dan kenangan tentangnya," tutur Smith.
Sementara itu, Tyson, seperti dikutip Foxsport, yang datang tepat di menit-menit akhir pemakaman, masih tidak percaya dengan kepergian sosok yang sangat dipujanya itu.
"Dia pria yang hebat. Saya pernah melihatnya di ring bersama orang-orang yang jauh lebih kuat dari saya. Dan Ali menghabisinya begitu saja," tutur Tyson mengisahkan.
"Saya tahu saya kuat, tetapi dalam situasi ini, tidak ada satu pun yang akan merasa seperti itu," lanjutnya.
Adapun, juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell, mengatakan kedatangan Tyson sangat emosional.
"Tyson sangat terpukul dengan kepergian Ali. Ia sempat berpikir untuk tidak ikut mengiringi karena tidak mampu menahan kesedihannya," ujar Gunnell.
Namun, lanjutnya, Tyson datang di menit-menit akhir. "Dia datang dari Las Vegas dengan mata yang sembap," papar Gunnell.
"Tyson selalu menghargai Ali. Ia tidak pernah malu menganggap Ali sebagai yang terhebat sepanjang masa." (Pra/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved