STADION La Portada de La Serena menjadi saksi betapa sulitnya Argentina menaklukkan Paraguay dalam babak penyisihan Grup B Copa Amerika 2015 pada Minggu (14/6).
Sempat unggul dua gol terlebih dahulu melalui Sergio Aguero dan Lionel Messi, skuat asuhan Gerardo 'Tata' Martino itu harus puas meraih hasil imbang 2-2 kala itu.
Daya juang La Arbirroja--julukan Paraguay--terbukti kembali manjur mengatasi perlawanan Brasil di babak delapan besar. Thiago Silva dan kolega tersingkir setelah kalah dalam adu penalti 3-4. Sebelumnya, laga berakhir dengan skor 1-1. Satu tiket semifinal telah diraih sekaligus menjadi bukti Paraguay bukanlah tim penggembira.
Kepercayaan diri itu disampaikan bek Paraguay Pablo Aguilar. "Kami adalah salah satu dari empat terbaik saat ini. Walaupun banyak pihak yang tidak percaya, tapi kami mampu meraih tujuan kami yang saat ini masih hidup dan terus berlanjut.
"Pesan itulah yang ingin disampaikan skuat Paraguay jelang laga semifinal Copa Amerika 2015 melawan Argentina, besok. Akan tetapi, persiapan Paraguay sedikit terganggu setelah pemain yang menjadi penentu kemenangan atas Brasil, Derlis Gonzalez, menerima kabar duka. Paman Gonzalez dikabarkan meninggalkan akibat serangan jantung sesaat setelah menyaksikan pertandingan perempat final tersebut.
Jelang laga itu, pelatih Paraguay Ramon Angel Diaz memuji Martino. karena tidak terkalahkan di fase penyisihan hingga perempat final Copa Amerika, Diaz melabeli Albiceleste sebagai klub terbaik di dunia.
"Argentina merupakan klub terbaik di dunia saat ini. Kami tahu dengan baik dan tidak punya banyak waktu untuk menikmati momen spesial ini," sebut Diaz.
Meskipun demikian, pelatih yang juga berasal dari Argentina itu menegaskan jika Paraguay tidak akan mudah dikalahkan. "Kami telah memainkan pertandingan melawan Argentina, Uruguay, dan Brasil. Namun, tak satu pun dari mereka telah mampu mengalahkan kami sehingga Anda harus memiliki banyak rasa hormat untuk tim ini. Para pemain telah menunjukkan pada fan apa yang mereka mampu lakukan," imbuhnya.
Miskin gol Di sisi lain, kritikan terus datang menghujam penyerang Lionel Messi yang miskin gol dalam pagelaran Copa Amerika kali ini. Dalam empat laga yang telah dilalui, Messi baru mencetak sebiji gol saat ditahan 2-2 oleh Paraguay di fase Grup B.
Akan tetapi, penyerang timnas Argentina Sergio Aguero membela penampilan koleganya tersebut. "Leo selalu di bawah tekanan untuk mencetak gol. Ini sama bagi saya, meskipun ada 10 pemain lain di tim dari diri sendiri. Messi selalu ingin berbuat lebih baik dan ketika dia tidak mencetak gol dia mulai mengatakan 'Saya tidak beruntung jelas Aguero.
"Messi yang menjadi objek kritik mengaku percaya diri akan membawa Argentina ke babak final. Ia pun akan memberikan segalanya demi melaju ke final. 'Sedang bersiap untuk semifinal. Kami akan memberikan segalanya untuk menang. #Messi15,' tulis Messi di akun Facebook-nya. (AFP/AP/R-1)