PARA petenis unggulan belum menemui rintangan berarti pada pertandingan pertama mereka di turnamen grand slam Wimbledon, kemarin.
Di bagian putri, misalnya. Unggulan ke-23 Victoria Azarenka dari Bulgaria tanpa kesulitan menyudahi perlawanan petenis Estonia dua set langsung 6-2, 6-1. Demikian juga dengan unggulan pertama Serena Williams. Petenis AS itu menang mudah 6-4, 6-1 atas petenis Rusia Margarita Gasparyan. Sementara itu di bagian putra, si pembunuh raksasa Wimbledon, Nick Kyrgios, juga sukses melewati laga pertamanya dengan mulus.
Petenis Australia yang juga unggulan ke-26 itu menunjukkan keperkasaannya dengan melibas petenis Argentina Diego Schwartzman 6-0, 6-2, 7-6 (8/6). Hebatnya lagi, kemenangan itu didapatkannya meski kondisinya tidak terlalu fit.
"Saya sedikit terkena infeksi sinus dan belum banyak bermain. Tapi kali ini saya bermain lebih baik," ujar Kyrgios selepas laga. "Saya memulai pertandingan dengan sangat baik. Meski begitu, saya kehilangan bola di dua set pertama. Tapi setelah itu saya merasa percaya diri," imbuhnya.
Setahun lalu Kyrgios tampil mengejutkan. Ia menundukkan Rafael Nadal pada putaran keempat di Centre Court. Kemenangannya itu membuat dia tercatat sebagai petenis peringkat terendah yang berhasil mengalahkan petenis peringkat satu dunia di grand slam selama 22 tahun terakhir.
Tidak mengherankan jika banyak yang menunggu kiprah Kyrgios di Wimbledon tahun ini. Persoalannya ialah rintangan berat sudah menantinya. Di babak kedua, dia akan menghadapi pemenangan pertandingan antara petenis Jerman Florian Mayer dan Juan Monaco dari Argentina.
Petenis Lithuania Ricardas Berankis juga sukses memangi laga pertamanya di Wimbledon dengan menundukkan petenis Austria Andreas Haider-Maurer. Berankis bahkan tidak perlu harus banyak memeras keringat lantaran lawannya itu tidak bisa melanjutkan pertandingan di set kedua saat dia memimpin 6-2, 5-2. Di babak selanjutnya, petenis berusia 25 tahun itu akan menghadapi mantan juara Amerika Serikat Open, Marin Cilic.
Sebelumnya, unggulan pertama Novak Djokovic mengaku tetap percaya diri menghadapi Wimbledon meski tidak mengikuti turnamen pemanasan sebelumnya.
Djokovic sama sekali tidak tampil di pertandingan kompetitif seusai dikalahkan Stanislas Wawrinka di fi nal Prancis Terbuka awal Juni lalu. Setelah kekalahan tersebut, dia memilih untuk menghabiskan waktu dengan keluarganya. "Dalam beberapa tahun terakhir saya tidak bermain di turnamen pemasanan jelang Wimbledon dan saya masih bisa sampai ke final dua tahun lalu dan jadi juara tahun lalu," ujar Djokovic.
Mengundurkan diri Petenis Spanyol David Ferrer dipastikan absen di Wimbledon tahun ini. Ferrer yang menjadi unggulan kedelapan itu mundur dari turnamen karena mengalami cedera pada sikunya.
'Sayangnya saya tak akan bisa bermain di Wimbledon karena cedera pada siku saya,' tulis Ferrer lewat akun Twitter-nya.
Mundurnya Ferrer amat mungkin menguntungkan para rivalnya, seperti Rafael Nadal dan Andy Murray. Jika mereka terus melaju, Ferrer diperkirakan bertemu Nadal di babak 16 besar dan Murray di perempat final. (AP/AFP/R-1)