Lebih dari sekadar Tiket ke Final

AFP/Dailymail/Sat/R-4
29/6/2015 00:00
Lebih dari sekadar Tiket ke Final
(AP/Luis Hidalgo)
MESKI tidak setenar laga Brasil versus Argentina atau Brasil versus Uruguay, sejatinya laga semifinal antara tuan rumah Cile dan Peru bukanlah laga biasa.

Pasalnya, pertemuan dua negara bertetangga itu seperti mengingatkan orang tentang Perang Pasifik.

Cile dan Peru memang pernah terlibat peperangan lebih dari satu abad pada periode 1879-1883 akibat perseteruan batas wilayah laut di Samudra Pasifik.

Jejak-jejak pertikaian itu bahkan masih membekas sampai kini.

Tidak mengherankan jika duel Cile versus Peru itu berlabel Clasico del Pacifico.

Sejarah panjang pun mengikuti duel mereka.

Salah satunya ialah ketika Cile mengandaskan impian Peru untuk melaju ke Piala Dunia 1974 lewat pertandingan ulangan.

Sebaliknya, pada kualifikasi Piala Dunia 1978 giliran Peru yang menyingkirkan Cile.

Memang jika melihat skuat kedua tim saat ini, Cile lebih layak diunggulkan.

Dengan para pemain kelas dunia, seperti Alexis Sanchez ataupun Arturo Vidal, sepertinya tidak mudah bagi La Blanquirroja untuk mengalahkan seteru abadinya itu.

Apalagi, posisi Cile sebagai tuan rumah yang sudah pasti didukung sebagian besar penonton.

Sebaliknya, Peru baru merasakan lagi atmosfer turnamen terbesar sejak terakhir ikut serta pada 1982 silam.

Meski begitu, gelandang Cile, Matias Fernandez , mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena.

Pasalnya, para pemain Peru pasti bakal berusaha mati-matian untuk menang.

"Ini bukan laga biasa, jadi tugas kami ialah memberi kontribusi. Dalam pertandingan nanti tidak ada favorit." ujar Fernandez.

Dalam laga nanti, Cile dipastikan akan kehilangan bek andalannya, Gonzalo Jara, akibat tindakan tidak suportifnya kepada Edinson Cavani di babak delapan besar kontra Uruguay, Kamis (25/6) lalu.

"Jara sangatlah penting. Semoga dia dapat bermain," ujar kiper Cile Paulo Garces.

Sementara itu, pelatih Peru Ricardo Gareca mengaku akan memaksimalkan keunggulan fisik para pemainnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya