DENGAN modal empat kemenangan di empat seri terakhir, Jorge Lorenzo menjadi favorit juara saat ajang Moto-GP berlanjut di Belanda, Sabtu (27/6).
Pembalap tim Yamaha itu dinilai akan melanjutkan dominasinya dalam lomba yang akan berlangsung di Sirkuit Assen tersebut.
Kemenangan di Spanyol, Prancis, Italia, dan Catalunya memperlihatkan Lorenzo telah menemukan kembali penampilan terbaiknya.
Poin sempurna di empat seri terakhir membawa Lorenzo kini hanya berselisih satu poin dengan rekan setimnya, Valentino Rossi, yang memimpin klasemen dengan 138 poin.
Jika Lorenzo meraih kemenangan di Assen, itu akan menjadi rekor kemenangannya beruntun.
Kemenangan itu juga akan membuatnya menggeser Rossi di puncak klasemen.
"Saya datang ke Assen dengan modal empat kemenangan beruntun. Kondisi sepeda motor sangat sempurna dan Assen akan sangat cocok dengan sepeda motor kami. Tapi cuaca di Belanda tidak bisa ditebak," jelas Lorenzo seperti dikutip Motogp.com, kemarin.
Di sisi lain, Rossi menyebut dirinya akan kembali terlibat pertarungan ketat dengan Lorenzo di Assen.
Pembalap Italia berjuluk the Doctor tersebut mengatakan, untuk menghentikan dominasi Lorenzo, ia harus meningkatkan penampilan terutama di babak kualifikasi.
"Assen akan kembali menjadi pekan yang sibuk. Setelah tujuh balapan, selisih dengan Lorenzo hanya satu poin. Untuk mempertahankan posisi, saya harus finis di depannya," jelas Rossi.
Namun, juara dunia empat kali itu mengakui bukan hal mudah untuk mengalahkan rekan setimnya itu.
"Mengalahkannya bukan hal mudah karena ia (Lorenzo) dalam penampilan terbaik. Namun saya juga demikian. Potensi Lorenzo dan saya sama," ungkap the Doctor.
Sementara itu, walau belum menunjukkan performa terbaik tahun ini, Marc Marquez tetap optimistis bisa meraih hasil bagus di Assen.
Pembalap Repsol Honda tersebut menegaskan kegagalan di Catalunya telah dilupa-kannya dan ia fokus menghadapi balapan di Assen.
"Tentu sangat mengecewakan saya tidak menyelesaikan balapan akibat terjatuh saat tampil di Catalunya. Assen merupakan sirkuit yang saya sukai walau tidak terlalu cocok dengan karakter motor. Berharap saja kami bisa menemukan setelan motor terbaik," tegas Marquez yang kini berada di posisi lima klasemen, tertinggal 69 poin dari Rossi.