Ihsan Jadi Harapan Merah Putih

Maggie Nuansa Mahardika
04/6/2016 08:01
Ihsan Jadi Harapan Merah Putih
(ANTARA/Wahyu Putro A)

IHSAN Maulana Mustofa menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang lolos ke semifinal BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) 2016.

Kepastian tunggal putra muda Indonesia itu melaju ke babak empat besar didapat seusai bermandi keringat mengalahkan pebulu tangkis Inggris Rajiv Ouseph di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.

Oleh Ouseph, pemain asal Tasikmalaya itu dipaksa melakoni pertandingan tiga set berdurasi 56 menit yang berakhir dengan skor 17-21, 21-12, dan 21-12.

Pemain 20 tahun itu mengaku sempat bingung meladeni gaya permainan Ouseph di set awal.

Namun, pada dua set tersisa, Ihsan memaksakan diri untuk tampil lebih menyerang.

Hasilnya, Ihsan bisa merebut dua gim sisa.

"Di gim awal masih ragu, kurang yakin sama diri sendiri. Saat ketinggalan 6-10 di gim kedua, saya langsung menyerang karena melihat lawan sudah kelelahan. Hasilnya lalu bisa menang," kata Ihsan saat jumpa pers.

Di babak selanjutnya, Ihsan akan menghadapi andalan Malaysia Lee Chong Wei.

Di atas kertas, Chong Wei merupakan lawan yang berat bagi Ihsan.

Chong Wei saat ini merupakan pebulu tangkis rangking kedua dunia, sedangkan Ihsan terpaut jauh dengan berada di peringkat 29 dunia.

Selain itu, permainan tiga set melawan Ouseph sangat menguras stamina Ihsan.

Karena itu, pemulihan kondisi fisik menjadi sangat penting dalam menghadapi Chong Wei di partai semifinal yang digelar hari ini.

Kendati demikian, tunggal putra potensial tim 'Merah Putih' itu mengaku tidak gentar. Musababnya, pertandingan digelar di kandang sendiri yang penuh dengan sorak-sorai dukungan penonton.

"Di sini, saya merasa seperti tidak bermain sendiri. Dukungan penonton membuat energi saya berlebih. Mudah-mudahan turnamen ini menjadi rezeki saya," ujar Ihsan.

Habis

Pada perempat final, selain Ihsan, tim 'Merah Putih' sejati-nya memiliki empat wakil lain.

Tunggal putra Jonatan Christie yang di babak sebelumnya bermain kesetanan dengan mengalahkan andalan Tiongkok, Lin Dan, akhirnya harus takluk dari pebulu tangkis Denmark, Jan O Jorgensen.

Jonatan kalah tiga set dari Jorgensen, 21-14, 19-21, dan 14-21.

Wakil lain yang gugur di perempat final ialah ganda putri Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, serta ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika.

Sementara itu, sponsor utama Indonesia Open sejak 2014, Bank Central Asia (BCA), sangat mungkin akan kembali menjadi sponsor utama pada perhelatan Indonesia Open tahun depan.

Namun, pihak BCA masih berusaha mencari tempat pertandingan lain sebagai pengganti Istora.

Pasalnya, amat mungkin pada tahun depan gedung Istora akan menjalani renovasi besar-besaran untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Tahun depan sangat mungkin Indonesia Open tidak di Istora. Meski demikian, akan diusahakan mencari tempat lain di Jakarta," kata Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati.

(R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya