Langkah Jonatan Terhenti di Perempat Final Indonesia Terbuka

Antara
03/6/2016 19:49
Langkah Jonatan Terhenti di Perempat Final Indonesia Terbuka
(MI/Ramdani)

LANGKAH atlet tunggal putra Indonesia Jonatan Christie akhirnya terhenti di perempat final turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2016 setelah ditaklukkan pebulu tangkis andalan Denmark Jan O Jorgensen di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (3/6) malam.

Jonatan menyerah lewat permainan tiga gim atas pemain unggulan kelima itu dengan skor 21-14, 19-21, 14-21 selama 62 menit. Padahal, pada gim pertama, Jonantan sempat menembus pertahanan Jorgensen. Pemain berusia 18 tahun itu dapat memaksa lawannya yang berusia 10 tahun lebih tua untuk melangkah ke belakang dan depan net. Jonatan unggul 4-0, 6-1, dan 7-3.

Pada Piala Thomas 2016, tunggal Denmark sering kali menunggu bola-bola pemain muda Indonesia di depan net dan menyerang dengan smes mendadak. Namun, itu tidak terjadi pada gim pertama Jorgensen melawan Jonatan di Istora tadi malam.

Pemain asal klub Tangkas Jakarta itu juga tidak merelakan lawan menyerang balik dan memberikan bola-bola datar. Jonatan sempat gugup saat mengira bola Jorgensen keluar. Ia pun mengembalikan bola yang hampir menyentuh lapangan. Meskipun bola dapat melewati net, tapi Jonatan tidak sanggup mengembalikan bola permainan net Jorgensen.

Jonatan meraih kepercayaan diri pada gim pertama dengan skor imbang 13-13, melesat 19-13, dan menang 21-14.

Pada gim kedua, Jonatan terlihat semakin yakin dengan serangan-serangannya dan memimpin 3-1. Namun, kesalahan baik Jonatan maupun Jorgensen menghasilkan skor imbang 3-3, 4-4, 5-5, dan 6-6.

Bola-bola Jonatan beberapa kali membentur net atau keluar garis sehingga menguntungkan lawan. Sedangkan lawan sukses menembus celah Jonatan dan unggul 8-6, 10-6. Pemain pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu kembali mengejar dengan smes tajam ke sisi kanan selain bola dropshot.

Tunggal putra Indonesia itu memaksa lawan membuang bola dan sesekali memukul bola mentah Jorgensen dengan maju depan net. Jonatan unggul 14-11 setelah menyamakan kedudukan 11-11.

Persaingan semakin ketat pada akhir game kedua. Kedua pemain tidak merelakan satu poin dan menciptakan permainan reli hingga 25 pukulan yang diakhiri poin bagi kubu Indonesia. Kedudukan 14-11, 15-12 bagi Jonatan tidak bertahan lama menyusul Jorgensen yang mengejar 13-17 menjadi 16-17, dan imbang 18-18.

Jorgensen sempat menyentuh poin 20 pada gim kedua. Meski Jonatan mengejar 19-20, smes keras atlet Denmark itu menuntaskan gim kedua 21-19.

Jonatan membuka gim ketiga dengan kepercayaan diri yang menurun karena beberapa kali mencetak kesalahan 0-3, 1-4, 2-5. Sebaliknya, serangan-serangan Jorgensen yang lolos dari pertahanan pemain tuan rumah melesatkan skor 5-3 menjadi 10-3 bagi Denmark.

Kesalahan beruntun Jonatan menguntungkan lawan menambah dominasi 10-4 menjadi 14-4. Jorgensen yang pada gim pertama tidak memasang kuda-kuda di depan net menjadi percaya diri dan menunggu bola-bola mentah Jonatan.

Perlahan, Jonatan bangkit 4-14 menjadi 11-14 dengan smes tajam serta permainan bola-bola tipis di atas net. Jonatan juga sukses memaksa Jorgensen pontang-panting dengan bola-bola lob kanan dan kiri.

Ketika Jonatan sempat mendapatkan angin, Jorgensen bangkit dengan serangan mendadak depan net dan smes tajam. Kesalahan Jonatan juga memberikan keuntungan bagi Jorgensen 18-11. Gim ketiga berakhir 14-21 untuk Jonatan selepas Jorgensen melesatkan smes ke sisi kiri kubu Indonesia.

Kekalahan Jonatan berarti Indonesia hanya mengirim satu wakil yaitu Ihsan Maulana Mustofa pada semifinal yang akan berlangsung Sabtu (4/6) besok. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya