AMBISI Nico Rosberg untuk mengalahkan rekan setimnya di Mercedes, Lewis Hamilton, di balap Formula 1 GP Austria sepertinya akan menjadi kenyataan. Di sesi latihan pertama kemarin, Rosberg mencetak waktu lebih cepat daripada Hamilton.
Rosberg mencetak waktu 1 menit 10,401 untuk menyelesaikan satu putaran Sirkuit Red Bull Ring. Ia unggul 0,308 detik dari Hamilton di posisi dua. Adapun pembalap Ferrari Kimi Raikkonen menjadi yang tercepat ketiga disusul pembalap Williams Valtteri Bottas di posisi empat.
Bagi Rosberg, hasil itu memberikan harapan untuk bisa 'membalas' kekalahan dari Hamilton di GP Kanada, dua pekan silam. Saat itu, Rosberg finis di bawah Hamilton yang menjadi juara. Hasil di Sirkuit Gilles Villeneuve itu membuat Rosberg yang berada di posisi dua klasemen tertinggal 17 poin dari Hamilton.
"Hasil di Kanada memang menyakitkan. Namun, saya memiliki kecepatan dan itu merupakan hal positif menghadapi lomba selanjutnya. Di Austria, saya akan menyerang maksimal," tegas Rosberg yang tahun lalu menjadi kampiun di Austria.
Namun, di sesi latihan kedua, rekan setim Raikkonen, Sebastian Vettel, menjadi yang tercepat. Setelah mengalami kerusakan mesin di latihan pertama, juara dunia empat kali Formula 1 itu tampil luar biasa di sesi latihan kedua dengan catatan waktu 1 menit 9,600. Vettel unggul 0,011 detik dari Rosberg yang berada di posisi dua. Posisi tercepat ketiga ditempati Raikkonen dengan 1 menit 9,860 detik. Ambisi Massa Di sisi lain, optimisme merebak di kubu Williams. Hasil tahun lalu di Sirkuit Red Bull Ring menjadi dasar keyakinan Williams untuk mempermalukan Mercedes.
Andalan Williams, Felipe Massa, mengungkapkan sangat termotivasi untuk mengalahkan Mercedes. Tahun lalu, ia bersama Bottas sukses melakukan hal itu dengan merebut dua posisi start teratas. Namun saat lomba, Massa hanya finis di posisi empat, sedangkan Bottas merebut posisi tiga di bawah Rosberg dan Hamilton.
"Lintasan sirkuit ini sangat mendukung dan kami telah melakukan beberapa peningkatan," ungkap Massa.
Pembalap Brasil itu menjadi satu-satunya pembalap yang menghentikan dominasi duet Rosberg-Hamilton pada 2014. Dari 19 balapan yang digelar tahun lalu, hanya Massa yang bisa meredam duet pembalap Mercedes itu dengan merebut pole position di GP Austria.
"Di balapan yang telah berlangsung tahun ini, Mercedes selalu menjadi yang tercepat. Tahun lalu, tidak ada yang mampu merebut pole position dari mereka kecuali saya," ungkap Massa.
Namun, ia mengakui bukan hal mudah mengalahkan Mercedes dalam lomba besok. Menurutnya, hanya masalah ketahanan mobil dan kecelakaan yang bisa menghentikan Rosberg ataupun Hamilton. "Mungkin itulah hal yang kami butuhkan," papar Massa.
Selain ingin mematahkan dominasi Mercedes, Massa juga memiliki ambisi khusus di GP Austria. Mantan pembalap Ferrari itu membidik minimal 3 poin tambahan untuk membawanya menjadi pembalap yang telah mengemas 1.000 poin di ajang Formula 1.
Pembalap yang telah tampil di 218 balapan Formula 1 itu telah mengumpulkan 997 poin. Jika tidak bernasib sial, bukan hal sulit bagi Massa untuk mewujudkan ambisinya itu karena ia hanya perlu finis di posisi delapan. (AP/R-4)