Polisi Tunggu Laporan Dugaan Pengaturan Skor

Beo/Sat/X-4
20/6/2015 00:00
Polisi Tunggu Laporan Dugaan Pengaturan Skor
Penjaga gawang Timnas Indonesia Teguh Amiruddin tidak mampu menangkap bola yang ditendang pemain Vietnam Mac Hong Quan.(MI/AGUNG WIBOWO)
KEPOLISIAN belum menerima pengaduan resmi tentang dugaan pengaturan skor pada pertandingan sepak bola Indonesia melawan Vietnam di ajang SEA Games 2015 di Singapura.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, kemarin.

"Sejauh ini yang disampaikan kepada Bareskrim Polri Selasa (16/6) baru informasi, masih harus dipastikan kebenarannya. Kalau memang ada dugaan korupsi, akan ditangani direktorat yang sesuai bidangnya," kata Badrodin.

Dengan demikian, penyelidikan akan dilakukan untuk mencari tahu apakah ada tindak pidana sebagaimana dilaporkan. Selain itu, lanjut Badrodin, sejauh ini belum ada orang yang dipanggil untuk diperiksa.

"Mereka datang ke kepolisian tidak lengkap data-datanya. Siapa yang punya informasi tambahan silakan lapor ke Bareskrim. Selama ini hanya jadi dugaan, cuma isu," ujar Badrodin.

Sebelumnya, anggota tim advokasi #Indonesiavsmafiabola Muhammad Isnur mengatakan selain pengaturan skor saat SEA Games 2015, ada seseorang berinisial BS yang mengetahui praktik pengaturan skor pada 2000-2015 di berbagai pertandingan di Tanah Air.

"Sekarang bolanya di kepolisian. Kami sudah serahkan nomor rekening dan nomor BS yang bisa dihubungi," ungkap Isnur.

Sementara itu, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengaku dihubungi seseorang yang hendak menyampaikan informasi mengenai praktik pengaturan skor.

"Lewat pesan singkat, orang ini menawarkan testimoni kepada Kemenpora via rekaman yang akan dikirimkan. Orang itu meminta imbalan dana Rp50 juta. Sebagai uang muka Rp30 juta, sisanya setelah rekaman diterima Kemenpora. Kami tidak ingin melakukan seperti ini. Dia bukan mantan pelatih atau pemain, tetapi orang biasa," jelas Gatot.

Tim Transisi terus menggodok pembentukan pokja investigasi untuk menyelisik praktik pengaturan skor dalam kompetisi sepak bola.

"Kami sudah mengirimkan nama kepada Menpora," tandas koordinator pokja Cheppy T Wartono, kemarin. (Beo/Sat/X-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya