Sean Gelael Ketiban Sial di Balapan Pembuka

Ghani Nurcahyadi
15/5/2016 00:43
Sean Gelael Ketiban Sial di Balapan Pembuka
(Istimewa)

NASIB buruk harus diterima pembalap Indonesia, Muhammad Sean Gelael, dalam balapan pembuka musim kompetisi Grand Prix 2 (GP2) 2016 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Sabtu (14/5) malam. Andalan Tim Pertamina Campos Racing itu dua kali ketiban sial dalam balapan berformat feature race tersebut.

Kesialan pembalap 19 tahun itu terjadi saat lomba, baru akan dimulai. Sean yang saat kualifikasi berada di posisi harus memulai lomba dari pit lane (arena pit stop) karena terkena hukuman mundur tiga posisi akibat dinilai terlalu dekat dengan pembalap tim ART Grand Prix Nobuharu Matsushita. Pembalap Jepang itu juga mendapatkan hukuman serupa.

Kesialan kedua yang dialami Sean ialah saat ia berhasil mengakhiri lomba di posisi 13 atau sesuai target yang dicanangkan, untuk finis di posisi 15 besar. Namun, pengawas lomba memghukum Sean dengan penalti 5 detik akibat memacu mobil melebihi batas kecepatan saat berada di pit lane. Dengan hukuman tersebut, posisi Sean melorot ke peringkat 18.

"Saya mengakui keaalahan ini dan menerima hukuman tersebut. Ini pengalaman dan pembelajaran buat saya. Semoga ke depan tidak terulang lagi," kata pembalap binaan Tim Jagonya Ayam KFC Indonesia tersebut seusai lomba.

Petinggi Pertamina Campos yang juga pemilik tim Jagonya Ayam, Ricardo Gelael memgatakan, secara keseluruhan, hasil yang didapat Sean yang juga anak kandungnya itu sudah cukup memuaskan. Terlebih, Sean yang tahun ini akan mengikuti seluruh rangkaian seri GP2, tidak ditargetkan terlalu muluk, Sean hanya diminta bisa konsisten di posisi 15 besar.

"Terlepas dari masalah penalti, kita puas dengan performa Sean. Ini menjadi pembelajaran dan pengalaman buat dirinya. Soal terlalu cepat di pit lane, itu karena tombol pengatur kecepatan di mobil Sean tidak berfungsi sempurna," kata mantan pereli nasional itu.

Rekan satu tim Sean, Mitch Evans yang berasal dari Selandia Baru, juga gagal meraih poin karena hanya mampu finis di peringkat 12. Adapun pembalap Indonesia lainnya, Philo Paz Armand, yang membela tim Trident Racing dan didukung juga oleh Jagonya Ayam, gagal menyelesaikan lomba akibat kerusakan pada mesin mobilnya.

Satu-satunya pembalap binaan Jagonya Ayam yang bisa mendapatkan poin di balapan pembuka GP2 2016 ialah pembalap Italia Antonio Giovinazzi yang di GP2 kali ini membela tim Prema Racing. Giovinazzi meraih 4 poin dalam balapan feature race GP spanyol dengan berada di peringkat kedelapan. Sementara balapan perdana GP Spanyol dijuarai pembalap Prancis, Normam Nato dari tim Racing Engineering.

Setelah melakoni balapan feature race, 22 pembalap GP2 musim ini, akan kembali berlomba di Sirkuit Catalunya, Minggu (15/5). Kali ini, mereka akan berlaga dalam balapan berformat sprint race. (Gnr/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya