Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUANG tim Uber Indonesia mencetak prestasi di turnamen beregu Piala Thomas-Uber 2016 tergolong berat.
Kesimpulan itu diambil dari hasil buruk para pebulu tangkis putri di Kejuaraan Asia dan kondisi tim yang pincang akibat absennya Nitya Krishinda Maheswari.
Hal itu disampaikan manajer tim Thomas-Uber Indonesia, Rexy Mainaky, di sela acara pengukuhan tim Thomas-Uber, di Jakarta, Senin (9/5).
Pada turnamen yang akan digelar di Kunshan Sport Center Stadium, Tiongkok, 15-22 Mei mendatang, tim Uber sebelumnya dipatok minimal bisa mencapai semifinal.
Namun, jika dilihat dari kondisi saat ini, target itu terpaksa direvisi.
"Target tim Uber kali ini tidak dipasang terlalu muluk, hanya mencapai babak 8 besar atau lolos dari fase grup," sebut Rexy mencoba realistis.
Lebih jauh dijelaskan, Nitya terpaksa absen dari turnamen lantaran mengalami cedera lutut.
Padahal, dia bersama pasangannya, Greysia Polii, digadang-gadang menjadi pendulang poin dari sektor ganda putri.
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) lantas menunjuk Tiara Rosalia Nuraidah sebagai pengganti Nitya.
Tiara dipilih sebagai pengganti karena dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Sebelumnya, atas keputusan pelatih, PBSI juga telah memastikan pemain senior Linda Wenifanetri tidak diturunkan dalam Piala Uber kali ini.
"Kekuatan tim Uber menurun sampai 30%-40% tanpa Linda dan Nitya," ujar Rexy.
Kendati kekuatan menurun, skuat tim Uber tetap bertekad bisa berbicara banyak pada turnamen nanti.
Tekad itu diucapkan Greysia.
"Saat ini tim kita dianggap kecil oleh lawan, tapi bukan berarti kita tidak bisa membuat kejutan."
Di fase grup itu, tim Uber In-donesia bergabung dengan Thailand, Bulgaria, dan Hong Kong di Grup C.
Sementara itu, skuat lengkap tim Uber Indonesia terdiri atas sektor tunggal putri, yaitu Maria Febe Kusumastuti, Fitriani, Hanna Ramadini, dan Gregoria Mariska, serta sektor ganda putri, yaitu Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani yang akan naik sebagai pasangan pertama dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari sebagai pasangan kedua.
Juara
Bila tim Uber tidak dibebani target tinggi, tim Thomas yang dipimpin Hendra Setiawan justru ditargetkan menjadi juara.
Terakhir kali tim Thomas menjadi juara ialah pada 2002 di Guangzhou.
Tahun ini, Hendra dkk punya modal positif dengan menjadi juara Asia mengalahkan Jepang di Kejuaraan Asia 2016.
Jepang dua tahun lalu menjuarai Piala Thomas.
"Dengan kemenangan itu, kepercayaan pemain muda untuk bisa menang dengan pemain yang lebih senior pun semakin tinggi dan itu menjadi modal juga buat kami," kata Hendra yang akan berpasangan dengan Muhammad Ahsan di sektor ganda. (R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved