Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERFORMA gemilang kembali dipertontonkan tim putra Surabaya Samator pada final four Proliga 2016. Tim besutan Ibarsyah Djanu Tjahyono itu memetik kemengan keduanya di GOR C'tra Arena Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/4).
Kali ini, Palembang Bank Sumsel-Babel yang menjadi korban Samator. Tim asal Sumatera itu dilibas 3-2 (23-25, 25-20, 28-26, 23-25, 15-8).
Menurut Ibarsyah, kunci kemenangan timnya hanyalah semnagat pantang mnyerah. "Saya hanya berusaha memberi motivasin karena tekanan di empat besar sangat tinggi," ujar Ibarsyah selepas laga.
Ia mengaku timnya masih punya kelemahan, terutama dalam receive dan tosser. "Saya harap kami bisa membenahi kelemahan itu."
Di sisi lain, pelatih Bank Sumsel, Victor Laiyan mengaku tidak terlalu murung dengan kekalahan timnnya. Sebab secara permainan mereka ada peningkatan. "Setidaknya kami dapat poin. Kalau secara permainan saya pikir imbang," tukasnya.
Pada pertandingan sebelumnya, tim putra Jakarta BNI Taplus sukses membayar lunas kekalahan di hari pertama. Tidak tanggung-tanggung, tim besutan Edwardo de Paolo itu melibas tim tangguh, Jakarta Pertamina Energi dengan skor telak 3-0 (25-21, 26-24, 26-24).
Padahal sehari sebelumnya pemain BNI Taplus yang bermain habis-habisan melawan Surabaya Samator kalah tipis 2-3.
Menurut Eduardo kunci kemenangan itu karena pemain kepercayaan diri, fokus dan tenang. Menghadapi Bank Sumsel Babel pada pertandingan berikutnya, diharapkan akan seperti itu.
"Anak-Anak sudah tahu apa yg harus dilakukan, jangan lengah, mereka punya Mory Sidibe dan Bojic, mereka pemain bagus," kata Eduardo.
Kapten BNI Taplus Aji Maulana, bersyukur bisa menang. "Kita main lepas, santai, menikmati pertandingan, tidak terburu buru seperti ketika menghadapi samator," ujar Aji.
Sementara di bagian putri, Jakarta Popsivo kembali menelan kekalahan. Setelah kalah dari Jakarta Pertamina 0-3, kini kalah dari Gresik Petrokimia 1-3 (21- 25, 25-27, 25-11, 17-25).
Pelatih Jakarta Popsivo, M Ansori mengakui jika pemain pemainnya gugup. "Mereka bermain di bawah tekanan. Final four ini sangat berat. Kalau kalah lagi dari PLN besok peluang cukup berat. Kita mau main lepas saja untuk pertandingan berikutnya," ujar Ansori. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved