PON Vaganza Digelar di 12 Kota

Ghani Nurcahyadi
28/4/2016 15:10
PON Vaganza Digelar di 12 Kota
(Ilustrasi)

MULAI 24 Juli mendatang, 12 kota di 12 Provinsi Indonesia akan menjadi tempat sosialisasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Ajang bertajuk PON Vaganza itu akan ikut melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah serta para atlet nasional dari daerah masing-masing.

Dua belas kota yang menggelar sosialisasi itu ialah, Surabaya, Jawa Timur; Semarang, Jawa Tengah; Medan, Sumatera Utara; Palembang, Sumatera Selatan; DKI Jakarta; Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Samarinda, Kalimantan Timur; Makasar, Sulawesi Selatan; Kendari, Sulawesi Tenggara; Manado, Sulawesi Utara; Jayapura, Papua; dan Bandung, Jawa Barat.

Wakil Ketua Pelaksana PON Vaganza, Fakhruddin Rusyibani mengatakan, penyelenggaraan event tersebut menjadi sejarah dalam penyelenggaraan multiajang nasional empat tahunan itu karena baru pertama kali diselenggarakan. Penyelenggaran sosialisasi itu pun tidak menggunakan dana APBD maupun APBN.

"Seratus persen ini murni menggunakan dana swasta dari sponsor. Acara ini kami selenggarakan untuk menggelorakan PON ke seluruh Indonesia karena ini merupakan sebuah hajat besar bangsa. Banyak masyarakat awam yang masih belum tau tentang penyelenggaraan PON nanti," kata Fakhruddin di Jakarta, Rabu (28/4).

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman menegaskan ajang PON Vaganza didasari hasil evaluasi penyelenggaraan PON sebelumnya yang dinilai kurang maksimal dalam segi sosialisasi ke seluruh Indonesia. Dengan sosialisasi PON Jabar 2016, Tono berharap masyarakat Indonesia semakin aktif berolahraga dan menjadikannya sebagai gaya hidup.

"Sebagai bagian dari Panitia Besar PON, kami berkewajiban membantu PB PON. Salah satunya ialah bagaimana menyuarakan semangat PON ini ke seluruh Indonesia. Bila semakin dikenal, akan jadi bagian dari masyarakat karena saat ini olahraga belum jadi bagian dari gaya hidup masyarakat secara keseluruhan," katanya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PB PON K. Inugroho mengatakan persiapan penyelenggaraan PON 2016 memasuki tahap pemeriksaan venue yang dilakukan oleh delegasi teknis masing-masing cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON Jabar 2016.

"Kami mengantisipasi bila ada venue yang belum siap, harus dicarikan solusi pemindahannya bila perlu. Tapi saat ini tanggung jawab penyelesaian venue masih ada di Pemerintah Provinsi Jabar," kata Inu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya