Perwakilan OCA Kembali Periksa Persiapan Asian Games 2018

Antara
11/4/2016 22:40
Perwakilan OCA Kembali Periksa Persiapan Asian Games 2018
(ANTARA/WAHYU PUTRO A)

PERWAKILAN Dewan Olimpiade Asia (OCA) dijadwalkan kembali mengecek persiapan Indonesia sebagai tuan rumah ajang multicabang Asian Games (AG) 2018, terutama terkait dengan persiapan infrastruktur untuk menggelar kejuaraan empat tahunan itu.

"Benar Mr Wei Jizhong, Wakil Dewan Kehormatan OCA, ke Indonesia dan Selasa (12/4) besok akan ikut rapat bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (dan Perumahan Rakyat)," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Senin (11/4).

Menurut dia, selama di Indonesia perwakilan OCA agendanya cukup padat. Setelah melakukan rapat dengan Kementerian PUPR dan lainnya, termasuk Kemenpora juga akan meninjau lokasi yang akan dibangun Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tidak hanya meninjau lokasi yang akan dibangun Wisma Atlet, Wei Jizhong juga dijadwalkan akan melihat secara langsung rencana perkembangan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembukaan AG 2018.

"Rapat akan dimulai pukul 10.00 WIB. Setelah itu Mr Wei akan meninjau lokasi Wisma Atlet. Setelah itu rencananya ke GBK. Yang jelas, kunjungan perwakilan OCA ini sebuah kewajiban untuk memantau persiapan Indonesia," tambah Gatot.

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu menjelaskan, selain akan meninjau langsung persiapan yang dilakukan Indonesia,
perwakilan OCA juga akan membahas hal lain terutama menjelang dilakukannya Rapat Koordinasi Komite (corcom) ke-3 yang akan digelar 10-11 Mei.

"Semoga perdebatan bisa dilakukan besok, bukan saat Corcom. Saat Corcom nanti diharapkan tinggal penetapan saja termasuk penetapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan di AG 2018," katanya.

Khusus untuk cabang olahraga yang dipertandingkan, sebenarnya hampir tuntas. Yang hingga saat ini belum diputuskan ialah cabang olahraga apa yang diusulkan tuan rumah Indonesia karena ada lima cabang yang berpeluang yaitu paralayang, jetski, sepatu roda, panjat tebing, dan bridge.

Sebagai tuan rumah, Indonesia berhak mengusulkan satu cabang olahraga yang dinilai berpotensi besar untuk mendapatkan medali. Namun, Indonesia akan tetap berusaha untuk mendapatkan satu slot lagi untuk cabang olahraga regional.

"Cabang olahraga yang sudah pasti dipertandingkan adalah 28 cabang olimpik, 8 cabang olahraga regional, dan satu usulan dari tuan rumah. Namun, kami akan mengupayakan satu cabang dari slot regional," lanjut Gatot.

Sementara itu terkait revisi INASGOG atau susunan kepengurusan panitia pelaksana AG 2018, Gatot berharap bisa ditandatangani sebelum di Corcom karena Instruksi Presiden (Inpres) kejuaraan empat tahun tersebut sudah ada. (ANt/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya