Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET-ATLET pemusatan latihan nasional Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) belum lolos kualifikasi Olimpiade Asia/Oceania di Qian'an, Tiongkok, pada 25 Maret-2 April 2016 untuk kualifikasi Olimpiade
Rio 2016.
"Hanya masuk delapan besar, sedangkan di sana hanya diambil tiga besar. Jadi, kami belum bisa meloloskan ke Olimpiade Rio 2016," kata kepala pelatih pelatnas Pertina Adi Swandana di kompleks Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (6/4).
Dari enam atlet yang dikirim, ujar dia, Kornelis Kwangu Langu (kelas 49 kg) harus terhenti di delapan besar, adapun lima lainnya gugur di awal turnamen.
Evaluasi dari ketidakberhasilan itu, menurut dia, ialah kurangnya persiapan sparing sehingga mental bertanding para atlet kurang bagus. "Kondisi anak-anak bagus semua, tetapi segi taktik kurang karena kurang
sparing dengan petinju dengan level yang lebih baik. Yang bisa diajak sparing di sini kurang," tutur Adi.
Meski begitu, ia mengatakan atlet-atlet tinju masih memiliki peluang di dua kualifikasi lagi, yakni Kejuaraan Tinju Dunia Putri 2016 di Kazakhstan pada 19-27 Mei 2016, serta Kejuaraan Tinju Dunia Putra 2016 di Baku, Azerbaijan pada 7-19 Juni 2016.
Sebelum mengikuti kualifikasi itu, pihaknya akan melihat peluang dan peta atlet tinju negara lain yang mengikuti turnamen itu.
Dalam kesempatan itu, Sekjen PP Pertina Martinez dos Santos mengatakan atlet-atlet binaannya masih memiliki peluang mendapatkan tiket ke Olimpiade Rio 2016 melalui dua kejuaraan itu karena atlet negara lain yang diunggulkan telah masuk kualifikasi dan tidak mengikuti kejuaraan itu.
"Peluang masih terbuka, atlet-atlet tinju dari sejumlah negara yang sudah lolos tidak akan mengikuti kualifikasi lagi," kata dia.
Pertina, ujar dia, juga akan mengatur strategi, misalnya menambah atlet berlaga di kelas dengan peluang lebih besar. "Kornelis ini kan di kelas 49 kg, tapi di sana yang diloloskan hanya dua orang, jadi nanti juga kirim di kelas 52 kg, 56 kg, 60 kg, 64 kg, dan 75 kg yang masing-masing dapat meloloskan lima orang," tutur Martinez. (Ant/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved