Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN pembentukan tim audit teknik bangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bentukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pemerintah juga berencana membentuk tim terpadu lintas lembaga untuk mengurusi Hambalang.
Tim terpadu itu nantinya akan beranggotakan kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian PU-Pera, Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
"Tim terpadu ini dalam jangka pendek akan mempersiapkan materi untuk persiapan Sidang Kabinet Terbatas yang membahas masalah Hambalang yang menurut rencana akan diadakan pada 29 Maret 2016. Sedang jangka panjangnya adalah untuk di antaranya melakukan kajian terhadap perbedaan tingkat penyelesaian proyek antara yang dipaparkan oleh KSO Adhi–Wika dengan konsultan independen, berapa potensi anggaran yang dibutuhkan jika memang ada arahan dari Presiden untuk melanjutkan, potensi labilitas/pergerakan tanah yang harus diperhatian dan berbagai hal yang terkait dengan masalah P3SON Hambalang," kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Gatot menjelaskan, tim terpadu itu berbeda dengan tim audit teknik bangunan bentukan Kementerian PU-Pera. Tim yang beranggotakan ahli dari Kementerian PU-Pera bersama dengan ahli dari sejumlah Universitas negeri itu, bertugas selama 1 bulan untuk melihat pengendalian Pergerakan Tanah san Usulan Sistem Drainase dan Jalan Lingkungan. Tim telah bekerja langsung di Hambalang pada 22 Maret.
"Sesungguhnya Kementerian PU pada tahun 2013 telah mengecek potensi pergerakan tanah di Hambalang dengan alat inclinometer. Namun, saat itu belum ada kebijakan jelas apakah P3SON Hambalang ini akan dilanjutkan atau tidak, sehingga untuk saat ini dipandang perlu untuk dilakukan audit teknik kembali secara komprehensif," jelasnya.
Ia menambahkan audit teknik kali ini akan lebih lengkap termasuk untuk menyusun rekomendasi dari titik mana asal mula bangunan yang harus dilanjutkan pengerjaannya. "Juga ada scanning dinding, melakukan penyeledikan micro tremor, dan berusaha jangan sampai ada air masuk ke lapisan tanah yang potensi pergerakannya cukup tinggi," ujar Gatot. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved