Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM 2016 balap motor MotoGP akan ditandai dengan GP Qatar di Losail International Circuit, Doha, Minggu (20/3). Meski diikuti para jagoan yang sama dengan tahun sebelumnya, MotoGP musim ini tetap akan berbeda dengan sejumlah perubahan.
Perubahan pertama terdapat pada pergantian ban dari Bridgeston menjadi Michelin. Mengapa ini menjadi sangat penting, karena bagaimana pengaruh ban tersebut pada tunggangan masing-masing rider saat balapan belum diketahui pasti. Yang pasti, setiap tim harus menyiapkan setelan baru yang benar-benar pas.
Peraturan juga menyentuh penggunaan sistem Electronic Control Unit (ECU) yang menggantikan sistem kontrol Open Class. ECU kini harus diseragamkan dengan menggunakan suplai dari Magneti Marelli. Adanya penyeragaman tersebut diprediksi akan mempersengit persaingan di sirkuit. Sebab, tim-tim besar seperti Honda dan Yamaha bakal memiliki ECU yang sama dengan tim papan tengah maupun papan bawah.
Jorge Lorenzo, sang juara dunia dari Yamaha, mengakui, pembaruan aturan itu berpihak pada kesetaraan. Ia pun memprediksi balapan akan lebih ketat. Adapun rivalnya dari Honda Marc Marquez berpendapat, meski di atas kertas diprediksi lebih ketat, semua orang harus menunggu perkembangan situasi sebenarnya pada balapan nanti.
Selain perubahan peraturan, perhatian publik juga akan masih besar terhadap persaingan panas antara Valentino Rossi (Yamaha) dan Marquez. Tahun lalu, beberapa kali keduanya terlibat insiden yang berujung pada prasangka bahwa Marquez sengaja menghambat Rossi.
Rossi menuding hal itu sengaja dilakukan Marquez agar Lorenzo, yang sama-sama berkebangsaan Spanyol, menjadi juara dunia. Lorenzo akhirnya menjadi juara dunia dengan unggul lima poin dari Rossi. Rossi diprediksi akan kembali mengincar mahkota juara dunia kesepuluh yang tahun lalu gagal ia amankan.
Marquez juga punya dendam musim lalu yang harus dibalaskan. MotoGP 2015 merupakan petaka bagi rider kelahiran 17 Februari 1993 itu. Ia mengalami berbagai kesialan termasuk masalah setting pada motor RC213V tunggangannya. Belum lagi, insidennya dengan Rossi yang membuatnya dua kali gagal finis. Di tes pramusim lalu, Marquez finis di posisi keempat dengan catatan waktu 1 menit 54,402 detik.
Selain Rossi dan Marc, Lorenzo sebagai juara dunia bertahan juga akan turun dengan semangat pantang menyerahnya. Pada tes pramusim selama tiga hari, secara berturut-turut Lorenzo finis di posisi pertama, ketiga, dan pertama lagi. Ia mampu menciptakan jarak yang cukup panjang dengan pembalap lain.
Selain mereka bertiga, jangan lupakan keberadaan Dani Pedrosa (Honda) serta duo Ducati Andrea Ianone dan Andrea Dovizioso. Pedrosa memang banyak diragukan karena dianggap tak bisa memaksimalkan kesempatan meskipun dinaungi tim besar. Lima musim terakhir ia tampil konsisten. Jika sejak balapan pertama ia tak cedera, bukan tak mungkin ia menjadi pesaing berat. (foxsport/crash/Mag/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved