Masalah Praveen/Debby Tinggal Soal Mental

Maggie Nuansa Mahardika
15/3/2016 08:56
Masalah Praveen/Debby Tinggal Soal Mental
(Praveen Jordan/Debby Susanto-- ANTARA/Widodo S. Jusuf)

SEBAGAI juara All England, sejatinya ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto sudah memiliki kemampuan yang setara dengan para ganda top dunia lainnya. Satu-satunya faktor yang akan menentukan mereka bisa konsisten atau tidak ialah kesiapan mental.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata, menuturkan bahwa di turnamen sekelas All England, tekanan sangat besar. Pemain yang tak bisa mengatasi tekanan akan rontok.

"Di All England kemarin terbukti banyak pemain top dunia yang kalah oleh pemain papan bawah, termasuk pemain kita seperti (Mohammad) Ahsan /Hendra (Setiawan) juga Tontowi (Ahmad)/Liliyana (Natsir). Kalau seorang pemain sudah berada di level turnamen itu, secara teknis mereka sebetulnya sudah sejajar. Yang berperang di situ ialah mental," kata Christian di sela Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Djarum Foundation 2016 di Bandung, Jawa Barat, kemarin (Senin, 14/3).

Karena itu, Christian berpesan, faktor nonteknis harus sangat diperhatikan oleh Praveen/Debby karena tekanan di Olimpiade akan lebih besar lagi. "Praveen/Debby sudah mampu mengatasi peringkat satu dunia (Zhang Nan/Zhao Yunlei). Jadi tinggal siap perang mental saja," kata Christian.

Munculnya juara baru dari Indonesia, menurut Christian, juga menjadi keuntungan bagi Tontowi/Liliyana. Dengan adanya tumpuan baru di ganda campuran, beban di pundak juara All England tiga kali beruntun (2014, 2013, 2012) itu otomatis berkurang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky mengaku akan memfokuskan Praveen/Debby ke Olimpiade. Itu sebabnya mereka langsung dipulangkan ke Tanah Air.

Pada bagian lain, Ketua Umum PB Djarum Yoppy Rosimin menyatakan pihaknya akan mengapresiasi prestasi Praveen dan Debby. "Kami akan siapkan bonus, masing-masing minimal mendapat Rp200 juta," ujarnya

Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi Olahraga, pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan, Teuku Riefky Harsya, mengaku mengapresiasi para pelatih PBSI yang sukses melahirkan juara baru di All England.(Mag/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya