Tipis, Peluang Rebut Gelar di All England

11/3/2016 07:49
Tipis, Peluang Rebut Gelar di All England
(Dok.PBSI/Nafielah M)

HASIL kurang menggembirakan didapat Indonesia di All England 2016. Di babak perempat final, Indonesia hanya meloloskan dua wakil yaitu pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.

"Saya harap mereka bisa sampai ke final dan menjadi juara. Hasil ini harus kami terima dan wakil yang tersisa harus dimaksimalkan untuk tetap fokus, supaya bisa mencapai target yang diharapkan. Kami harus terima kegagalan ini dan bertanggung jawab atas hasil ini. Mudah-mudahan akan menjadi pemicu kedepannya agar lebih baik," ungkap Rexy Mainaky, Kabid. Pembinaan dan Prestasi PP PBSI seperti dikutip badminton.org.

Capaian ini berada di luar target awal. Apalagi salah satu andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga harus kalah dari Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

“Kita bisa liat di turnamen ini ada banyak hasil mengejutkan. Kita lihat ada kekalahan pada Lee Chong Wei, Chen Long, Hendra/Ahsan dan beberapa hasil tak terduga lainnya. Kekalahan ini tidak boleh dilihat sebagai salah satu halangan menuju Olimpiade, tapi kita harus positif kedepannya,” kata Rexy.

“Namun, melihat hasil ini kita juga harus mawas diri. Seperti misalnya Greysia/Nitya. Mereka seharusnya pemanasan di Jerman dan ditargetkan di All England, tapi ternyata belum kena. Berarti ada plan yang harus disiapkan lagi untuk mereka,” kata Rexy lagi.

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari kalah di babak pertama All England 2016. Keduanya dihentikan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao asal Jepang.

“Ini bisa menjadi pelajaran buat pemain yang akan turun di Olimpiade nanti, karena tekanan akan lebih besar lagi. Dan lawan-lawannya juga nanti kan akan sama seperti ini. Jadi kita harus melihat, hasil dari pertandingan ini menjadi catatan dan bekal pemain, untuk menambah porsinya di sesi latihan,” ujar Rexy. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya