Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT hukuman Federasi Tenis Internasional (ITF) belum lagi dijatuhkan, Maria Sharapova telah menerima hukuman terkait kasus doping yang membelitnya. Tiga perusahaan besar menyatakan akan memutus kontrak dengan petenis putri Rusia itu.
Nike, TAG Heuer, dan Porsche, tiga perusahaan yang selama ini menjadi sponsor utama Sharapova, Selasa (8/3) menyatakan segera memutus kontrak dengan Sharapova setelah petenis tersebut gagal dalam tes doping di Australia Terbuka 2016.
"Kami sangat sedih dan terkejut dengan kabar tentang Maria Sharapova. Kami memutuskan untuk menghentikan kerja sama kami dengan Maria selama penyelidikan berlangsung. Kami akan terus memantau perkembangan yang terjadi," jelas Nike dalam pernyataannya. Diperkirakan Sharapova akan kehilangan sekitar US$70 juta dolar atau sekitar Rp912 miliar dari putusnya kerja sama dengan Nike.
Sedangkan menyatakan kerja sama dengan Sharapova yang sudah berakhir pada akhir 2015 lalu tidak akan diperpanjang. "Melihat apa yang terjadi saat ini, kami akan menunda pembicaraan dan memutuskan tidak akan memperpanjang kontrak dengan Sharapova," jelas perusahaan jam asal Swiss tersebut.
Sementara Porsche menyatakan akan menunda semua kegiatan dengan Sharapova yang sebelumnya telah direncanakan. "Itu akan berlangsung hingga ada keterangan lebih detil dan kami akan menganalisa situasi yang ada," jelas produsen mobil asal Jerman itu.
Sebelumnya, dalam konfrensi pers, Sharapova mengakui gagal dalam tes doping di Australia Terbuka 2016 lalu. Peraih lima gelar grand slam tersebut dinyatakan positif mengonsumsi zat untuk melawan penyakit diabetes dan kekurangan magnesium yang diderita yang dinyatakan terlarang oleh Badan Antidoping Dunia (WADA) sejak 1 Januari lalu.
"Saya melakukan kesalahan besar. Saya membuat pendukung saya terpukul dan juga olah raga ini. Saya memikul tanggung jawab sepenuhnya untuk soal ini," ujar petenis berjuluk Sugarpova
Petenis berusia 28 tahun yang lima kali menjuarai Grand Slam ini akan dikenai hukuman larangan bermain mulai 12 Maret nanti, kata Federasi Tenis Internasional (ITF). Menurut Forbes, Sharapova berpenghasilan 29,5 juta dolar AS pada 2015 atau sekitar Rp385 miliar. (AFP/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved