Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga masih menunggu pengajuan dana kebutuhan kontingen Indonesia di Olimpiade Rio de Janaeiro 2016 dari ketua kontingan (CdM) dan Komite Olimpiade Indonesia untuk menentukan besaran dana yang akan diberikan.
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Djoko Pekik Irianto menegaskan, pengajuan dana juga dibutuhkan untuk mengajukan penambahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2016.
Dalam rapat dengan tim CdM dan KOI pekan lalu, kebutuhan dana bagi kontingan Indonesia pada multiajang terbesar di dunia itu sempat mencapai Rp 51 Miliar. Semenrara dana yang dimiliki oleh Kemenpora dalam APBN 2016 untuk keberangkatan atlet Indonesia ke multiajang internasional hanya Rp 45 Miliar.
"Itu juga dibagi tiga multiajang pada tahun ini, yaitu Olimpiade, Paralimpiade, dan Asian Beach Games (ABG), Tapi kebutuhan terbesar akan terpakai untuk Olimpiade karena paralimpiade biasanya tidak banyak atlet yang kita kirim, sedangkan ABG itu sifatnya kan multiajang non-prestasi," kata Djoko, Selasa (1/3).
Djoko mengatakan, meski sudah tercetus Rp51 Miliar, hingga saat ini belum ada pengajuan resmi dari CdM dan KOI mengenai pengajuan dana tersebut. Setelah diajukan, pihak Kemenpora nantinya akan melakukan verifikasi terhadap alokasi penggunaaan dana tersebut disesuaikan dengan standar biaya umum pengiriman atlet.
Selisih dana dari APBN dengan dana yang dajukan akan diperjuangkan dalam APBN-P 2016 yang akan mulai dibahas bulan ini.
"Tidak perlu menunggu seluruh proses kualifikasi selesai, karena bisa dihitung berdasarkan target Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas yang menargetkan 33 atlet lolos ke Olimpiade," ujar Djoko.
Kali ini, proses penggunaan dana akan menggunakan sistem block grant yang artinya seluruh dana akan diserahkan kepada KOI untuk digunakan sesuai keperluan. Pada Olimpiade London, Inggris 2012 silam, penggunaan dana kontingen menggunakan sistem swakelola yang artinya seluruh kebutuhan diproses oleh Kemenpora berdasarkan kebutuhan kontingan. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved