Lawan Vietnam, Tim Davis Indonesia Mulai Adaptasi Lapangan

Ghani Nurcahyadi
01/3/2016 09:56
Lawan Vietnam, Tim Davis Indonesia Mulai Adaptasi Lapangan
(Petenis andalan Indonesia Christopher Rungkat--ANTARA/MAULANA SURYA)

TIM Davis Indonesia akan menjamu Vietnam dalam laga babak pertama Grup II Asia/Oseania, 4-6 Maret mendatang. Mulai kemarin (Senin, 29/2), tim Davis Indonesia mulai berlatih di lapangan tenis Manahan, Solo, Jawa Tengah, yang akan menjadi arena pertandingan tersebut.

Seluruh punggawa Indonesia yang terdiri dari Christopher Rungkat, Aditya Hari Sasongko, David Agung Susanto, dan Sunu Wahyu Trijati mengawali latihan di Solo dengan menjalani dua sesi. Kemarin, mereka latihan pukul 10.00-12.00 dan pukul 14.00-16.00 WIB.

"Petenis kita masih beradaptasi dengan lapangan karena karakter lapangan tenis Manahan ini merupakan lapangan lambat," kata kapten tim tidak bermain Indonesia, Roy Therik, seusai memimpin Christopher dan kawan-kawan menjalani dua sesi latihan di lapangan Manahan, Solo, Jawa Tengah.

Meski masih beradaptasi, para punggawa tim Piala Davis Indonesia sudah cukup mengenal lapangan Manahan. Khususnya Christopher dan Sunu yang menjadi salah satu punggawa Indonesia yang ikut mengalahkan Kuwait di lapangan bertipe <>plexipave di kompleks tenis Manahan, Solo, 2009 silam.

Dalam menghadapi Vietnam, Indonesia akan fokus memenangi partai tunggal. Christo dipastikan turun sebagai tunggal pertama. Namun, Roy belum menentukan siapa tunggal kedua.

"Masih akan ditentukan kondisi terakhir sebelum pertandingan. Petenis itu, bisa David Agung Susanto, Aditya Heri Sasongko, atau Sunu Wahyu Trijati. Mereka yang siap diturunkan sebagai tunggal kedua," kata Roy.

Di lain pihak, tim Vietnam yang diperkuat Ly Hoang Nam, Pham Minh Thuan, Nguyen Hoang Thien, dan Vu Artem sudah mulai berlatih di Solo sejak Jumat (26/2). Tim Vietnam yang dipimpin oleh Nguong Truoc Bao sebagai kapten tidak bermain tiba di Indonesia Kamis (25/2).

Pertemuan terakhir tim Indonesia dengan Vietnam di ajang Piala Davis terjadi pada 28-30 Maret 1970 di Hanoi, Vietnam. Kala itu, tim 'Merah Putih' yang diperkuat oleh Atet Wijono dan Gondo Widjojo kalah 0-3.

Pengundian pertandingan antara Indonesia dan Vietnam baru akan dilakukan pada Kamis (3/2). Pemenang pertandingan akan menghadapi Sri Lanka atau Thailand di babak kedua yang juga menjadi babak semifinal Grup II Asia/Oseania.

Mulai pertahankan gelar
Sementara itu, Inggris yang menjuarai Piala Davis tahun lalu akan memulai upaya mempertahankan gelar dengan menghadapi Jepang di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris, 4-6 Maret mendatang. Andy Murray yang baru saja dikarunia seorang putri, Sophia, akan kembali menjadi andalan tim Inggris Raya.

Kapten tim Inggris, Leon Smith yang menjadi arsitek kemenangan Inggris atas Belgia di final Piala Davis tahun lalu, mengatakan dirinya sangat senang bisa mengawali Piala Davis sebagai tuan rumah. Namun, ia mengingatkan, tugas berat yang diemban Murray dkk saat ini ialah mempertahankan gelar yang didapat setelah 79 tahun.

"Kami dapat menikmati pertandingan dengan penuh percaya diri karena kini kami sebagai juara bertahan. Tapi kami harus kembali kepada rutinitas di lapangan tenis. Kami tidak boleh meremehkan Jepang karena mereka juga tim yang sangat baik dalam bertanding," kata Smith.

Selain Murray, Inggris akan diperkuat oleh Kyle Edmund, Jamie Murray, dan Dominic Inglot. Jepang yang dipimpin kapten Minoru Ueda akan diperkuat Kei Nishikori, Taro Daniel, Yoshihito Nishioka, dan Yasutaka Uchiyama.(Guardian/Daviscup/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya