Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
RAGANYA memang ada di negeri orang. Namun, jiwa Minarti Timur, 47, tertinggal di Tanah Air. Hidup nyaman berkecukupan di Filipina tidak memadamkan gelora hati mantan pebulu tangkis spesialis ganda campuran itu untuk mengabdi di negaranya sendiri.
Memang baru sekadar niat, tetapi perempuan kelahiran Surabaya, 24 Maret 1968, itu sudah berani mengungkapkannya.
Jika dilihat kasatmata, hidup Minarti di Manila, Filipina, sungguh membuat iri. Bersama empat mantan pebulu tangkis dari berbagai negara, ia digaji pengusaha asal Filipina Albee Benitez untuk menjadi pelatih privat di Manila.
Jika kebetulan tak ada murid yang sedang privat dengannya, sehari-harinya Minarti hanya menjadi sparring partner. Dengan pekerjaan itu, seluruh fasilitas hidup nyaman tersedia untuknya.
"Saya sekarang bukan melatih, hanya menemani main, kecuali kalau ada yang mau privat, ya. Sudah sejak 2004 saya bekerja seperti ini sesudah pensiun pada 2003. Hanya pada 2012-2013 saya sempat melatih tim nasional Filipina bersama Rexy Mainaky. Awalnya saya hanya mau istirahat saja dulu, diajaklah saya oleh Benitez ke Filipina, ternyata di sana enak juga," kisah mantan atlet yang bersama Tri Kusharjanto meraih medali perak Olimpiade 2000 dan 5 kali juara Indonesia Open itu.
Minarti tak menampik penghidupan yang lebih menjanjikan di Manila membuatnya betah bermukim di negeri itu 11 tahun terakhir. Namun, sebagaimana halnya Rexy yang pulang kampung pada 2013 untuk membesut tim nasional negeri sendiri, Minarti juga menyimpan keinginan serupa.
Belum lama ini, Minarti yang tengah berjalan-jalan di Kota Bandung seusai menghadiri acara reuni pebulu tangkis putri di Jakarta, bertemu dengan Yoppy Rosimin. Yoppy ialah salah satu pengurus PB Djarum, klub yang dulu menaungi Minarti. Pria yang juga pengurus PP PBSI itu lalu menawari Minarti untuk kembali pulang.
"Iya, saya akan lihat keadaan setelah kontrak saya di Filipina habis Desember mendatang. Apakah akan saya lanjutkan di sana atau di Indonesia. Besar kemungkinan saya ingin kembali ke Indonesia, membantu PB Djarum mungkin," kata dia.
Sebagai salah satu kekuatan bulu tangkis dunia, Indonesia memiliki banyak putra dan putri yang diincar negara lain. Selain Minarti dan Rexy, ada Hendrawan yang membesut tim nasional Malaysia dan Reony Mainaky di tim nasional Jepang.
Apa gerangan yang membuat Minarti ingin pulang ke Tanah Air?
"Saya juga ingin Indonesia kembali ke era kesuksesan di semua sektor seperti dahulu. Saya prihatin saat ini sektor putri sangat tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Gap antarangkatannya terlalu jauh, regenerasinya tak baik. Tentu saja saya ingin berkontribusi," ungkapnya. (R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved