Dorna Tuntut Kejelasan Pagelaran MotoGp di Indonesia

Nurul Fadillah
29/2/2016 18:38
Dorna Tuntut Kejelasan Pagelaran MotoGp di Indonesia
(AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)

KESIBUKAN Pemerintah untuk mengurusi masalah mulai dari Rio Haryanto yang berlaga di Formula 1, Asian Games 2018 di Indonesia, sampai pencabutan surat pembekuan PSSI tampaknya membuat Pemerintah lupa akan persoalan Moto-GP.

Pihak Dorna melalui Javier Alonso, Managing Director Area Dorna Sports pun mempertanyakan perkembangan persiapan Indonesia melalui surat yang ditujukan kepada Sadikin Aksa, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia.

"Pada 25 Februari lalu, Managing Director Area Dorna Sports berkirim surat kepada Sadikin Aksa (Ketua IMI) Surat tersebut berisi laporan pertemuan antara Dorna dengan pihak Populous, salah satu firma desain dan arsitektur di London, Inggris pada hari sebelumnya untuk merencanakan terkait pelaksanaan street race MotoGP di Jakarta," ujar Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewabroto kepada Media di Jakarta, Senin (29/2).

Selain itu, dalam surat tersebut dijelaskan, Dorna sangat menanti-nantikan penyelenggaraan MotoGP di Jakarta. Penggunaan jalan raya sebagai sirkuit MotoGP dianggap sebagai pagelaran yang paling fantastis karena merupakan pertama kalinya dalam sejarah.

Dengan adanya surat tersebut, Pemerintah berniat untuk melanjutkan komunikasi dengan pihak Dorna. "Dorna menganggap itu adalah hal yang positif seandainya mau jadi di tengah Jakarta, meskipun di surat enggak menyebutkan di GBK. Itu akan menjadi yang paling fantastik sekali dalam sejarah karena dampaknya luar biasa," jelasnya.

Sebelumnya, ada wacana dari Kemenpora untuk menggunakan JL Asia Afrika dan Jl Gerbang Pemuda yang berada di sekitar Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta sebagai sirkuit MotoGP 2017. Namun, Gator mengungkapkan banyak resiko yang harus dipertimbangkan apabila balapan berlangsung di jalan raya.

Sejauh ini, Kemenpora masih menunggu Letter of Intent (LOI) yang semula dijanjikan Dorna akan dikirimkan Februari ini. Hingga kini, Pemerintah pun masih belum memutuskan sirkuit mana yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Moto Gp di Indonesia.

"Sejauh ini belum ada kata putus dimana mau diputuskan untuk 2017. Tapi, masih firm 2017. Kecuali kalau Juni itu pas tenggat waktu kami enggak bisa menandatangani kontrak, berarti jadinya 2018," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya