Demi Kebaikan Maria Diminta Lebih Jujur

Nurul Fadillah/R-3
14/2/2016 02:15
Demi Kebaikan Maria Diminta Lebih Jujur
(ANTARA/Wira Suryantala)

TIDAK ada kata menyerah di benak Maria Londa. Atlet lompat jauh yang telah menggenggam tiket Olimpiade 2016 tersebut terus berlatih dengan giat demi mencapai impiannya, yakni mengharumkan nama Indonesia di Rio de Jenairo, Brasil, Agustus mendatang. Bahkan, cedera kaki kiri yang dideritanya sejak menjalani Pelatnas SEA Games 2015 di Singapura tidak dapat menghentikan Maria. Celakanya, sikap keras kepala Maria yang kerap memaksakan diri untuk terus berlatih justru menjadi kontraproduktif.

Ketidakjujuran dia atas cedera yang diderita kepada pelatih membuat lukanya semakin parah sehingga mengharuskan Maria untuk memperbanyak beristirahat dan hanya berlatih ringan selama 3 bulan.

Untungnnya Maria kini sudah menyadari kekeliruannya itu. Diharapkan tidak ada lagi dusta dari dia.

"Maria sudah menyadari dengan ketidakjujuran itu bisa menyebabkan cedera berkepanjangan. Tetapi sebagai mantan atlet, saya bisa paham memang sangat stres kita kalau enggak dapat latihan dua tiga hari. Apalagi, dia berbulan-bulan harus latihan ringan begitu. Karena itu, dengan tercapainya target penyembuhan selama 3 bulan, Maria lebih giat berlatih dan kembali percaya diri," kata pelatih Maria, I Ketut Pageh, saat dihubungi Media Indonesia kemarin.

Kini atlet berusia 25 tahun itu sudah dinyatakan sembuh 100% oleh dokter. Namun, Maria tetap harus menjaga kondisi dan berhati-hati saat berlatih. Pasalnya, Maria masih dalam proses pemulihan kondisi pascacedera, khususnya di kaki kirinya.

"Alhamdulillah (kondisi Maria) sudah membaik, sudah mulai baguslah. Meskipun sekarang dokter sudah katakan Maria sudah sembuh total, tetapi masih harus hati-hati," lanjut Pageh.

Kendati Maria sudah dinyatakan sembuh total, Pageh tetap tidak ingin memaksakan kondisi Maria untuk menjalani program pelatihan khusus. Meskipun perkembangan program latihan Marian cenderung lamban karena efek cedera, Pageh tidak ingin mengambil risiko kambuhnya cedera Maria.

"Kita masih persiapan umum. Nanti April baru kita khususkan ke latihan fisik. Sebenarnya kalau saja tidak cedera, Maria mestinya bisa masuk ke persiapan itu. Namun, karena cedera itu, kita tidak bisa memaksakan karena Maria baru sembuh Meskipun terlambat, kita enggak mau berhenti karena waktu sudah semakin dekat," tukas Pageh.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya