Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPASTIAN apakah Rio Haryanto bisa berlaga di Formula 1 tahun ini, kini tinggal menghitung hari. Tim Manor Motorsport yang menunggu konfirmasi Rio untuk menjadi pembalapnya pada musim balap tahun ini, dikabarkan akan mengumumkan pembalapnya minggu depan.
Manajer Rio, Piers Hunnisett mengatakan dalam pertemuannya dengan Manor di Oxfordshie, Inggris awal pekan ini, tim yang sebelumnya menggunakan mesin pasokan Marrussia itu memberikan tenggat dalam 3-4 hari ke depan kepada Rio untuk mengikat komitmen sebagai pembalap.
"Kami hanya diberikan waktu beberapa hari ke depan karena musim kompetisi akan segera dihelat. 22 Februari nanti tes pra-musim akan digelar dan Manor juga akan segera mengumumkan mobilnya. Sampai saat itu tiba, belum banyak yang bisa kami infokan lagi," kata Hunnisett.
Hunnisett menambahkan, Manor masih memberikan kesempatan kepada Rio karena tertarik dengan potensi pembalap muda Indonesia itu. Meski demikian, menurut Hunnisett, pembalap lain pun mengantri untuk bergabung dengan Manor. Manor menjadi satu-satunya tim F1 yang belum mengumumkan nama pembalapnya untuk musim balap tahun ini.
Manor meminta Rio untuk membayar sebesar 15 juta euro sebagai komitmen menjadi pembalap tim yang dimiliki Stephen Fitzpatrick itu. Hingga kini, Rio masih belum memiliki dana sebesar itu.
PT Pertamina sebagai sponsor utama Rio hanya memberikan 5,2 juta euro, Sedangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sudah berkomitmen memberikan Rp100 miliar.
Sekretaris Jenderal KONI Pusat, E.F Hamidi mengatakan meski sudah terjalin nota kesepahaman (MoU) antara tiga pihak yaitu Kemenpora, KONI dan PT Kiky Sport selaku manajemen Rio, dana Rp100 miliar tidak serta merta bisa dicairkan karena masih harus melalui proses dari Direktorar Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.
"Karena itu, manajemen Rio seharusnya bisa pro-aktif untuk mendekati pihak PT Pertamina dan kementerian/badan usaha milik negara agar dana dari Pertamina bisa dicairkan dulu untuk membayar uang muka dengan jaminan dari MoU yang sudah ditandatangani itu," ujarnya.
Terpisah, Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya mengatakan, sebagai representasi Indonesia, Rio seharusnya bisa menggunakan dana promosi wisata Indonesia Kementerian Pariwisata yang berjumlah Rp2,9 triliun.
"Nanti di mobilnya bisa ditempeli logo Wonderful Indonesia. Tinggal dihitung saja dari sisi periklanan berapa pasang mata yang melihatnya sepanjang musim F1 2016," tutur Riefky. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved